Sejumlah Warga Masih Belum Terima Air

Kompas.com - 06/09/2011, 21:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyaluran air bersih dari PT PAM Lyonnaise Jaya (PT Palyja) belum mencapai seluruh wilayah pelayanan. Hal itu disebabkan belum maksimalnya pasokan air baku dari Tarum Kanal Barat di Kalimalang, Jakarta Timur.

Kepala Humas PT Palyja, Meyritha Maryani, Selasa (6/9/2011) di Jakarta mengatakan, sekitar 20 sampai 25 persen pelanggan Palyja belum mendapatkan air bersih sebagaimana dijanjikan.

"Kelurahan yang belum bisa mendapatkan pasokan air bersih karena pasokan air baku dari Kanal Tarum Barat masih berfluktuasi, dari 3.700 hingga 4.000 lps (liter per detik), padahal yang kami butuhkan sebesar 6.000 lps," kata Meyritha.

Sebagian daerah yang masih belum mendapatkan pasokan air bersih itu adalah Kelurahan Taman Sari, Karang Anyar, Maphar, Kartini, Mangga Besar, Tanki, Mangga Dua Selatan, Pinangsia, Ancol, Roa Malaka, Pekojan, dan Penjaringan. Hal yang sama terjadi di Kelurahan Pejagalan, Pluit, Angke, Jembatan Lima, Jembatan Besi, Kalianyar, Duri Pulo, Duri Utara, Duri Selatan, Tanah Sereal, Krukut, Krendang, Keagungan, Tamboran, dan Glodok.

Sebelumnya, PT Palyja juga menjanjikan pasokan air bersih di Jakarta Pusat telah teratasi. Kenyataannya, warga di RT 01/RW 06, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, masih belum menerima aliran air bersih hingga saat ini. Lantaran hal itu, warga yang hanya mengandalkan suplai air dari Palyja mengalami kesulitan air bersih untuk mandi dan memasak.

Pasokan air di sejumlah kawasan di Jakarta terganggu akibat jebolnya pintu air di Kali Buaran, Kalimalang. Peristiwa itu menyebabkan pasokan air baku ke Jakarta yang dipasok oleh Perum Jasa Tirta II terhenti sejak Rabu (31/8/2011) pukul 22.00 hingga diterima kembali di Instalasi Pengolahan Air Palyja di Pejompongan, Jakpus, pada Minggu (4/9/2011) tengah malam. Lebih dari 250.000 pelanggan atau lebih dari separuh pelanggan Palyja yang berjumlah dari 420.000 pelanggan tidak mendapatkan pasokan air bersih selama pintu air tersebut mengalami kerusakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau