JAKARTA, KOMPAS.com — Museum Nasional di Jakarta Pusat merupakan salah satu museum di Jakarta yang sering mendapatkan kunjungan wisatawan. Namun, selama Lebaran 2011, jumlah wisatawan domestik ataupun asing yang datang ke museum yang biasa dikenal sebagai Museum Gajah itu mengalami penurunan.
"Biasanya jumlah pengunjung mencapai 1.100 wisatawan per hari. Tapi sekarang, maksimal hanya 500 wisatawan per hari," ujar Humas Museum Nasional Oting Rudy Hidayat, di Jakarta, Selasa (6/9/2011). Oting mengatakan, pada saat libur Lebaran, masyarakat lebih memilih obyek wisata terbuka daripada berkunjung ke museum.
"Memang setiap tahun keadaannya seperti ini. Masyarakat lebih memilih berekreasi bersama keluarga dibandingkan ke museum," kata Oting.
Ia menambahkan, penurunan jumlah pengunjung ini mulai berlangsung sejak awal bulan Ramadhan lalu. Namun, dia optimistis jumlah pengunjung akan semakin meningkat pada bulan berikutnya. Tingkat kunjungan ini semakin bertambah pada saat libur sekolah hingga mencapai 1.200 wisatawan per hari.
Salah seorang pengunjung, Ririn Hapsari (17), mengatakan, dirinya datang ke museum hanya untuk mengerjakan tugas sekolah. "Sebelum libur Lebaran diberi tugas tentang sejarah, makanya hari ini datang ke sini," kata siswi SMAN 32 Jakarta ini.
Ririn mengaku jika bukan karena tugas sekolah, dia enggan berkunjung ke museum. Menurutnya, museum terlalu kaku dan banyak peraturan, seperti tidak bisa memotret dengan bebas.
"Memang banyak ilmu yang didapat di museum, tapi suasananya yang sepi dan banyak peraturan membuat tidak betah," katanya.
Museum Nasional dibangun pada 1862 dan resmi dibuka untuk umum enam tahun kemudian. Museum Nasional dikenal sebagai Museum Gajah sejak dihadiahkannya patung gajah perunggu oleh Raja Chulalongkorn dari Thailand pada 1871.
Setiap bulannya sebanyak 23.000 wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke museum yang mempunyai 141.899 benda koleksi ini. Koleksi yang ada terdiri atas tujuh jenis, yakni prasejarah, arkeologi, keramik, mata uang, sejarah, etnografi, dan geografi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang