JAKARTA, KOMPAS.com - Berulang kali, serangan tim Bahrain mengancam pertahanan Indonesia. Bola-bola begitu cepat diantar ke depan gawang Markus Harison.
Duet Ismaeel Abdullatif Ismaeel dan Faozi Mubarak Aaish-lah yang banyak mengantarkan peluang bagi Bahrain untuk mencetak gol, meski kemudian berhasil dipatahkan oleh Markus. Keduanya, memang rajin menggiring bola ke depan dan senantiasa berlari dengan cepat.
Pada menit-menit awal pertandingan babak pertama, Markus sudah dibayangi ancam gol dari Bahrain. Faozi Mubarak Aaish tiba-tiba menggertak dengan sundulan kepalanya. Namun, Markus berhasil menangkal serangan itu dengan menangkapnya.
Selanjutnya, Markus masih bisa menyelamatkan gawang Indonesia dari serangan langsung kaki Ismaeel Abdullatif Ismaeel dari sisi kiri gawang. Markus berusaha menangkap tapi sayangnya bola terlepas, hingga akhirnya perebutan bola di depan gawang dimenangkan oleh Markus, sementara Faozi Mubarak Aaish yang memiliki kesempatan untuk mencetak gol karena bola mental itu hanya berhenti di depan Markus.
Meski demikian, tak hanya keduanya yang berbahaya. Bahrain masih memiliki si nomor punggung 10, Mohamed Ali Mohamed Tayeb Alalawi, yang sempat mengancam gawang Indonesia dengan tendangan langsung dari luar kotak pinalti. Tendangan keras ini pun hanya bisa ditepis oleh Markus ke atas gawang.
Pada delapan menit terakhir, Markus juga masih bisa menyelamatkan tendangan Mohamed Ali dari sisi kanan gawangnya. Namun meski ketiga pemain Bahrain di atas tergolong berbahaya, ternyata Sayed Dhiya Saeed Ibrahim-lah yang mendulang gol.
Pemain bernomor punggung empat ini kemudian berhasil menggiring bola ke depan gawang Markus dari sisi kiri. Tanpa basa-basi, Sayed pun langsung mengarahkan bola ke gawang Markus dan bersarang di sebelah kanan gawang. Gol Sayed membuat Indonesia tertinggal 0-1.
Kerajinan dan kecepatan berlari Ismaeel Abdullatif Ismaeel pun kemudian makin menguatkan posisi Bahrain. Sekitar menit ke-70, Ismaeel berhasil menyarangkan sebuah gol ke gawang Markus setelah lolos dari jebakan offside. Bola dibawanya ke depan gawang setelah memperoleh umpan lambung dari salah satu pemain Bahrain di belakangnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang