Video Gim Atasi "Mata Malas" Orang Dewasa

Kompas.com - 07/09/2011, 09:29 WIB

Kompas.com - Bermain video gim (games) dapat membantu mengatasi gangguan amblyopia atau mata malas pada orang dewasa. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal PLoS Biology, 30 Agustus lalu. Mata malas merupakan gangguan penglihatan karena mata dan otak tidak bekerja sinergis. Otak hanya mengarahkan pandangan pada salah satu mata saja.

Di Amerika Serikat, mata malas merupakan penyebab umum terjadinya buta sebelah mata pada orang dewasa. ”Saat ini, belum ada pengobatan mata malas pada orang dewasa yang dapat diterima secara umum,” kata peneliti Dennis Levi dari Universitas California (UC) di Berkeley kepada Livescience, Selasa (5/9).

Selama ini, pengobatan terhadap penderita mata malas dewasa adalah dengan melatih mata untuk meluruskan dua garis horizontal. Cara ini terkadang mampu meningkatkan ketajaman visual antara 30 persen dan 40 persen. Namun, cara ini sangat membosankan. Selain itu, cara ini mematikan kemampuan persepsi mata sehingga ketika penderita berhasil meluruskan dua garis horizontal, mereka butuh waktu lagi untuk meluruskan dua garis vertikal.

Dengan bermain video gim, baik gim laga (action) maupun non-laga, ketajaman visual penderita mata malas dewasa meningkat 30 persen. Sejumlah penderita mengalami perbaikan penglihatan sesudah bermain gim kurang dari 40 jam.

Adapun penderita mata malas anisometropik yang kemampuan pembiasan kedua matanya berbeda mengalami perbaikan persepsi kedalaman tiga dimensi setelah bermain video gim selama 40 jam.

”Penderita mata malas yang sudah parah butuh waktu lebih lama untuk memperbaiki penglihatannya,” tutur peneliti yang juga dokter mata di UC Berkeley, Roger Li.

Temuan ini melengkapi penelitian sebelumnya yang menunjukkan bermain video gim juga membantu mempertajam pemikiran ketika seseorang harus mengambil putusan secara cepat dan akurat. (LIVESCIENCE/MZW)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau