Pemain U-16 Penasaran Akting Irfan Bachdim

Kompas.com - 07/09/2011, 12:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Para atlet muda dari pusat pelatihan atlet di Ragunan dan atlet timnas nasional Indonesia U-16 kebagian untung. Mereka diundang Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menonton film di bioskop XXI di fX Plaza, Rabu (7/9/2011).

Kali ini, mereka diajak menyaksikan film berjudul "Tendangan dari Langit" yang menampilkan salah satu pemain kesebelasan nasional Indonesia, Irfan Bachdim. Sejak pukul 10.00, lobi bioskop telah dipenuhi para atlet muda, baik yang berseragam maupun yang mengenakan jaket olahraga bertuliskan "Ragunan". Mereka masing-masing memegang undangan khusus dari Kemenpora.

Menpora Andi Malarangeng dan jajarannya juga dijadwalkan ikut menonton acara ini. Penyerang timnas Irfan Bachdim yang memang turut bermain dalam film besutan sutradara Hanung Bramantyo ini juga dijadwalkan ikut menonton.

Sementara itu, panitia mengatakan belum ada konfirmasi kedatangan dari anggota timnas lainnya sejak kekalahan 0-3 melawan Bahrain dalam laga penyisihan Grup E Piala Dunia 2014 zona Asia, tadi malam.

Indra (14), atlet timnas U-16, merasa senang dengan undangan tersebut. Dia penasaran dengan jalan cerita film ini, terutama dengan aksi seniornya, Irfan Bachdim. "Penasaran, sebelumnya belum pernah nonton. Katanya ceritanya bagus, maknanya bagus. Alur dan jalan ceritanya bagus. Ada motivasi juga bagi anak muda," kata Indra yang berasal dari Lampung.

Selain alur ceritanya yang bagus, para pemuda yang siap mengharumkan nama bangsa di Turnamen Asia (AFC Cup) di Thailand ini juga penasaran dengan aksi Bachdim di layar kaca. "Iya, penasaran juga dengan aksinya Mas Irfan," ujar Wawan (15) dari Bogor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau