Arus balik

Bus Gratis di Pamekasan Diserbu Pemudik

Kompas.com - 07/09/2011, 16:18 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com- Layanan bus gratis angkutan arus balik lebaran yang disediakan Dinas Perhubungan DLLAJ Provinsi Jawa Timur, untuk Kabupaten Pamekasan, yang semula disangka sepi peminat ternyata diserbu penumpang.

Tiga armada bus yang disiapkan, sejak pukul 8.00 WIB, Rabu (07/09/2011) langsung dipenuhi calon penumpang. Hal itu berbeda dengan jumlah calon penumpang sehari sebelumnya. Pasalnya, yang mendaftar ke Dishub DLLAJ Jawa Timur, Unit Pelayanan Administrasi Pamekasan, hanya sebanyak 44 orang.

Membludaknya penumpang untuk memanfaatkan layanan bus gratis tersebut, setelah petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pamekasan, menjaring penumpang yang hendak masuk ke terminal Ceguk, Pamekasan.

Muhammad Lutfie, petugas terminal Ceguk Pamekasan mengatakan, karena ada keterlambatan bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dari arah Sumenep menuju Surabaya sampai dua jam lebih, maka semua penumpang diarahkan untuk ikut bus gratis.

"Daripada mereka keleleran, maka mereka diangkut ke tempat pemberangkatan bus gratis di eks stasiun Pamekasan," ujarnya.

Tiga armada bus gratis yang sebelumnya kosong melompong, dalam hitungan menit langsung penuh dengan penumpang. Santi (33), ibu rumah tangga asal Solo, Jawa Tengah mengaku senang dengan adanya angkutan gratis. Sebab ia bersama ketiga keluarganya bisa mengirit ongkus. "Kami cukup terbantu dengan bus gratis ini. Mudah-mudahan tahun depan saya bisa menikmatinya kembali," katanya.

Setelah tiga armada bus penuh, rombongan balik gratis tersebut langsung dilepas Kadishubkominfo, Muhammad Bahrun. "Saya sarankan kepada setiap penumpang agar berdoa dan menjaga segala barang bawaannya, sehingga bisa selamat sampai tujuan," ucap Bahrun di depan para penumpang.

Dijelaskan Bahrun, angkutan balik gratis tersebut dalam rangka tertibnya pengendara di jalan. Terutama untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas. "Kalau rombongan seperti ini, kendaraannya sudah betul-betul teruji. Sehingga risiko terjadi kecelakaan sangat minim," ungkap Bahrun.

Selain tiga armada bus yang berangkat dari Pamekasan, tiga rombongan bus yang sama asal Kabupaten Sumenep, juga turut dilepas di Pamekasan. Total enam bus angkutan balik gratis dari Madura.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau