Piala dunia panahan seri ke-4

Indonesia Lolos Babak Kualifikasi

Kompas.com - 07/09/2011, 19:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Empat atlet panahan pemusatan latihan nasional SEA Games XXVI/2011 lolos babak kualifikasi Piala Dunia Panahan Seri Ke-4 yang sedang berlangsung di Shanghai, China, 5-10 September 2011.

Keempat atlet melaju ke babak eliminasi divisi recurve perseorangan putra yang mulai berlangsung pada Kamis (8/9/2011) besok. Keempat atlet panahan putra yang lolos babak eliminasi adalah Riau Ega Agatha, Alek Edwar, Johan Prasetyo, dan Rahmat Sulistiawan.

Pada babak kualifikasi yang berlangsung hari Rabu (7/9/2011) ini, Riau Ega Agatha berhasil menempati ranking 19 besar dengan total nilai 656. Kemudian, disusul Rahmat Sulistiawan yang berada di ranking 45 dengan nilai 632, serta Johan Prasetyo di rangking 51 dengan nilai 622. Satu atlet panahan lainnya, yaitu Alex Edwar, berada di ranking 56 dengan nilai 611.

Total jumlah peserta yang mengikuti babak kualifikasi divisi recurve perseorangan putra adalah 56 orang. Piala Dunia Panahan Seri Ke-4 yang berlangsung di Shanghai merupakan rangkaian seri kejuaraan dunia.

Tiga seri sebelumnya masing-masing berlangsung di Kroasia (Mei 2011), Turki (Juni 2011), dan Amerika Serikat (Agustus 2011).

Menurut rencana, putaran final akan berlangsung di Istanbul, Turki, akhir September 2011.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Perpani (induk organisasi cabang olahraga panahan di Indonesia) I Nyoman Budhiana menyatakan, atlet panahan pelatnas harus memperbaiki hasil di seri ke-4 ini, setelah sebelumnya gagal di Kejuaraan Dunia Panahan di Torino, Italia, pertengahan Juli 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau