ROMA, KOMPAS.com — Direktur Jenderal Organisasi Pangan Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) Jacques Diouf, Rabu (7/9/2011) siang di Roma, mengingatkan bahwa tekanan terhadap sumber daya tanah dan degradasi lahan telah mengancam ketahanan pangan global.
Ia meminta pembaruan upaya internasional untuk menjamin kesuburan dan kesehatan tanah bagi kepentingan generasi mendatang.
Diouf mengatakan hal itu dalam pertemuan tiga hari untuk meluncurkan Kemitraan Global Baru untuk Ketahanan Pangan dan Adaptasi serta Mitigasi Perubahan Iklim.
"Tanah adalah komponen yang sangat esensial untuk produksi pangan dunia dan ekosistem. Akan tetapi, tanah juga mudah rusak dan tak dapat diperbarui. Tanah mudah terdegradasi, tetapi mahal dan sulit untuk dikembalikan kesuburannya," katanya.
Sumber daya tanah tertekan akibat kompetisi penggunaan lahan dan proses degradasi. Pasokan air yang terbatas juga telah mengurangi jumlah lahan yang bisa digunakan untuk produksi pangan. Pertemuan di Roma itu diharapkan menyadarkan semua pemimpin dunia soal pentingnya tanah dan mitigasi perubahan iklim bagi produksi pangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang