Jalan layang

Penutupan Ruas Jalan Satrio-Rasuna Ditunda

Kompas.com - 08/09/2011, 09:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait pembangunan jalan layang non-tol Kampung Melayu-Tanah Abang, penutupan sebagian ruas Jalan Satrio menuju Jalan Rasuna Said ditunda untuk sementara. Awalnya, penutupan akan dilakukan Kamis (8/9/2011) ini.

”Memang, akan tertunda sedikit akibat terkendala peristiwa kebocoran pipa di underpass Casablanca beberapa waktu lalu,” kata Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Novizal, ketika dihubungi wartawan, Kamis (8/9/2011).

Dalam waktu dekat, lanjut Novizal, pihaknya akan berkoordinasi lebih dulu dengan Dinas Perhubungan DKI dan Polda Metro Jaya untuk penentuan waktu penutupan jalan tersebut. Saat ini kesiapan penutupan sebagian ruas jalan tersebut sudah hampir 100 persen.

”Rambu-rambu sudah dipasang, jalan alternatif, seperti Jalan Denpasar di belakang kantor Kedutaan Besar Malaysia, sudah dapat dilalui,” ujar Novizal.

Meski demikian, ia menjelaskan, penutupan ruas jalan ini akan disosialisasikan dahulu kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak terjebak di ruas jalan yang harus ditutup.

”Masyarakat tak perlu khawatir, penutupan ruas jalan ini tidak akan dilakukan mendadak. Pasti akan kami sosialisasikan lebih dulu,” katanya.

Selain itu, ia mengungkapkan, penutupan akan dilakukan pada kedua ruas jalan secara sekaligus. Saat ini ruas jalan Rasuna Said menuju Jalan Satrio masih ditutup dan alat-alat berat masih bekerja.

”Saat sebagian ruas Jalan Satrio menuju Rasuna Said ditutup, ruas jalan sebaliknya juga masih dalam keadaan ditutup karena alat berat masih bekerja. Tapi, mudah-mudahan tidak macet karena sudah disiapkan jalur alternatif,” ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau