GARUT, KOMPAS.com - Front Relawan Independen (FRI) angkat bicara soal pengunduran diri Wakil Bupati Dicky Chandra.
Dalam sejarahnya, FRI yang lahir di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berperan penting dalam kemenangan pasangan Aceng HM Fikri - Dicky Chandra dalam pilkada Garut 2009. Seperti diketahui pasangan ini maju dari jalur independen, bukan diajukan oleh partai politik.
Saat ditemui Kompas.com di kediamannya di Garut, Rabu (7/9/2011), Ketua FRI H Yayan mengungkapkan keterkejutannya atas pengunduran diri Dicky. Namun dia tidak membantah rumor itu sudah bergulir sekitar satu tahun lalu.
"Kami pikir pengunduran diri itu hanya wacana. Kami juga sudah beberapa kali mempertemukan mereka berdua untuk islah. Kalau tidak salah sudah hampir tiga kali, tetapi sebatas dukungan moral saja," ucap Yayan.
"Berita yang saya dengar kali ini sangat mengagetkan. Saya tidak menyangka Dicky akan mundur secepat ini," kata Yayan.
Yayan berpendapat, Dicky memang berhak mengajukan pengunduran diri. "Tetapi kalau dilihat dari perjalanan independen sejak tahun 2009 akan berat sekali. Kami telah mengalami pengorbanan yang cukup banyak baik moril maupun materil demi mengusung calon independen," imbuh Yayan.
Pada kenyataannya, kata Yayan, Aceng sekarang sudah bergabung dengan salah satu partai. Sementara Dicky bertahan dengan status independen."Saya mengiimbau pada Kang Dicky. Coba bersabar dulu jangan terburu-buru ambil keputusan. Kasihan rakyat masih sangat membutuhkan dirinya," pungkas Yayan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang