Keuangan daerah

Pemerintah Daerah di China Akan Terbitkan Obligasi

Kompas.com - 08/09/2011, 14:52 WIB

SHANGHAI, KOMPAS.com - Pemerintah daerah China akan diperkenankan mengeluarkan obligasi langsung. Langkah tersebut akan membuat pemerintah daerah lebih transparan tentang utang mereka. Sementara para petinggi di pusat khawatir timbunan utang akan menyebabkan kesukaran di kemudian hari.

Financial Times pada edisi Kamis (8/9/2011) menuliskan bahwa beberapa provinsi termasuk Zhejiang, Shandong dan Guangdong tengah mempersiapkan penerbitan obligasi pemerintah daerah dan akan menjualnya langsung.

 

Laporan tersebut menyatakan, kementrian keuangan masih menggodok rencana tersebut,bagaimana penggunaan dana hasil penerbitan obligasi tetapi tidak memberikan rincian kapan obligasi pemerintah daerah itu akan diterbitkan.

 

Saat ini pemerintah daerah meminjam dana untuk keperluannya melalui lembaga penyedia dana atau lembaga perantara karena mereka dilarang berutang secara langsung.

Akan tetapi, keperluan pinjaman dalam jumlah besar untuk pembangunan infrastruktur dan proyek lainnya menimbulkan kekhawatiran beberapa pemerintah daerah akan mengalami gagal bayar sehingga mengancam perekonomian China secara keseluruhan.

 

"Saat ini pemerintah daerah memiliki berbagai macam cara untuk meraup dana tetapi prosedurnya tidak transparan," ujar Ba Shusong seorang penasihat pemerintah. Jika diperbolehkan mengeluarkan obligasi, pemerintah daerah diharuskan memberikan informasi lebih banyak mengenai beban utang mereka, sehingga akan meningkatkan transparansi, kata Ba lagi.

 

Juni lalu, Kantor Audit Nasional China menyatakan utang yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah mencapai 10,7 triliun yuan atau 1,65 triliun dollar AS hingga akhir 2010.

Jumlah ini sekitar 27 persen dari produk domestik bruto (PBD) China. Sejak saat itu, beberapa provinsi mengeluarkan laporan yang memperlihatkan bahwa rasio utang terhadap PDB mereka lebih tinggi dibandingkan dengan angka nasional.

 

Hainan misalnya, pulau yang berada di selatan menyatakan total utangnya mencapai 95,3 miliar yuan pada pertengahan 2010 atau mencapai 46,4 persen pendapatan daerahnya.

Pemerintah pusat juga bergerak secara agresif untuk mencegah terlalu banyaknya penyaluran kredit. Pemerintah telah menaikkan tingkat suku bunga dan menaikkan persyaratan giro wajib minimum perbankan yang harus disimpan dalam beberapa bulan untuk menekan inflasi. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau