Saipul Dapat Warisan Rp 1 M

Kompas.com - 08/09/2011, 15:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah kesedihan atas meninggalnya sang istri, Virginia Anggraeni (23), pedangdut Saipul Jamil (31) dikabarkan bakal mendapat warisan uang Rp 1 miliar.

Uang itu merupakan pembayaran klaim asuransi meninggalnya Egi, panggilan akrab Virginia.

Salah satu perusahaan asuransi jiwa berskala nasional di Indonesia akan segera membayarkan uang klaim asuransi kepada Ipul—panggilan akrab Saipul Jamil—sebesar Rp 1 miliar. Ipul, demikian keterangan dari perusahaan asuransi itu, adalah ahli waris Virginia yang mengikuti asuransi jiwa.

Selama ini, Egi adalah salah satu nasabah perusahaan asuransi tersebut. Begitu mengetahui kematian Egi akibat kecelakaan tunggal di Jalan Tol Cipularang Km 96+500, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (3/9/2011), perusahaan asuransi itu bersiap mengeluarkan uang klaim hingga Rp 1 miliar.

Salah satu sumber di perusahaan asuransi yang enggan disebutkan identitasnya menuturkan, Virginia belum lama menjadi nasabah di sana. "Virginia baru beberapa bulan ini mengikuti asuransi," katanya saat dihubungi lewat telepon, Rabu (7/9/2011).

Setiap bulannya, perempuan yang dinikahi Ipul pada 10 Maret 2011 itu membayar premi asuransi Rp 1 juta. Uang klaim hingga Rp 1 miliar akan diberikan kepada Ipul lantaran asuransi yang diikuti Virginia selama ini hingga sebelum meninggal dunia bersifat full protection.

"Usia muda dan aktivitas almarhumah semakin mempertinggi nilai pertanggungan," kata sumber tersebut. Dengan usia 20-an ketika memulai ikut asuransi, nilai pertanggungan asuransi Egi tentu cukup besar karena masa pembayaran preminya panjang.

Tidak hanya soal usia dan aktivitasnya. Nilai asuransi yang mencapai Rp 1 miliar itu juga dengan pertimbangan bahwa Virginia tidak merokok. "Pekerjaannya juga hanya sebagai ibu rumah tangga. Itu yang membuat nilai klaimnya semakin tinggi," ujar sumber tersebut.

Sampai Rabu (7/9/2011) atau empat hari setelah kecelakaan di Cipularang, dana klaim asuransi dari perusahaan tersebut memang belum diterima mantan suami Dewi Perssik itu sebagai ahli waris almarhumah Virginia. Pihak perusahaan asuransi masih menunggu sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh ahli waris, dalam hal ini Saipul Jamil.

Yang pasti, dana Rp 1 miliar tersebut sudah disiapkan dan akan diberikan pihak asuransi kepada Ipul jika persyaratan sudah dipenuhi. "Nanti ada hasil visum, laporan polisi, dan beberapa persyaratan lain yang harus dilampirkan. Paling lambat satu bulan setelah diajukan, dana akan dicairkan," kata sumber itu.

Tak mengharapkan

Soal kabar tersebut, Ipul tak membantah istrinya merupakan peserta asuransi. "Aduh, wartawan tahu saja. Kita lihat nantilah, ya. Saya tidak mengharapkan (uang klaim asuransi) itu. Yang jelas maksud saya adalah memberikan yang terbaik buat keluarga saya," kata Ipul saat ditemui di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (6/9/2011) dini hari.

"(Asuransi) Itu hanya untuk meng-cover hal yang tidak diinginkan, untuk masa depan. Saya juga tidak tahu, kan, apa yang akan terjadi," katanya lagi.

Menurut pedangdut itu, dia sama sekali tak mengharapkan terjadi musibah terhadap orang yang dicintainya. "Saya enggak mengharapkan itu. Kita juga tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Alhamdulilah sudah banyak yang namanya asurasi ini-itu, asuransi menyelamatkan jiwa. Alhamdulilah, saya sejak sekolah sudah ikutan asuransi," katanya.

Keluarga ikhlas

Sementara itu, keluarga Virginia mengaku ikhlas atas kepergian Virginia dalam kecelakaan tersebut. Mereka tidak mau menyalahkan Saipul Jamil dalam peristiwa tersebut.

"Kami dari pihak keluarga ikhlas. Kami tak pernah mempermasalahkan siapa yang salah. Keluarga ikhlas, ini sudah jalan Allah," kata Stenie Mutiasari van Davren, salah seorang anggota keluarga Virginia, seperti ditayangkan infotainment Go Spot, Rabu (7/9).

Hal senada disampaikan oleh ibunda Virginia, Ati Sudiati. Sebagai seorang Muslimah, katanya, dia ikhlas menerima musibah ini dan tidak mau ambil pusing soal lainnya. "Saya enggak tahu dan saya enggak mau tahu. Karena saya seorang Muslimah, jadi saya ikhlas menerima sajalah, tidak mau ambil pusing masalah itu. Yang jelas, enggak ada indikasi itu (kesengajaan)," ujarnya.

Komentar pihak keluarga itu mereka sampaikan ketika dimintai tanggapan tentang penetapan status tersangka terhadap Saipul Jamil oleh Mabes Polri karena dianggap lalai dalam mengemudikan kendaraan yang mengakibatkan tewasnya Virginia. (kin)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau