Logam mulia

Harga Emas Bukan Musiman

Kompas.com - 08/09/2011, 16:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kenaikan harga logam mulia yang terjadi saat ini bukan merupakan fenomena musiman. Lonjakan harga emas merupakan kecenderungan harga logam mulia yang memang terus meningkat.

"Meski demikian, pembentukan harga emas ini tidak ada kaitannya dengan permintaan dan penawaran di dalam negeri. Harga emas yang terjadi saat ini lebih dibentuk oleh pergerakan penawaran dan permintaan di pasar internasional," ujar Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution di Jakarta, Kamis (8/9/2011), saat berbicara dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR terkait dengan Rancangan APBN 2012.

Saat ini, harga emas di pasar (gold spot) berada di level 1.836,93 dollar AS per troy ounce (1 troy ounce setara 31,1 gram emas). Harga itu meningkat 1,07 persen dibandingkan dengan harga emas di pasar spot sehari sebelumnya.

Kenaikan harga emas juga terjadi di pasar New York (Comex Gold) yang ada di level 1.840,3 dollar AS per troy ounce. Harga tersebut berarti meningkat 1,25 persen dibandingkan dengan harga pada perdagangan hari sebelumnya.

Sementara itu, harga logam mulia yang diperjualbelikan di PT Aneka Tambang pada 8 September 2011 menurun dibandingkan dengan sehari sebelumnya. Harga penjualan logam mulia dengan berat 100 gram di lepas pada harga Rp 518.240 per gramnya. Sehari sebelumnya masih ada di level Rp 530.000-an per gram.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau