Boediono: Jadilah Tuan Rumah yang Baik

Kompas.com - 09/09/2011, 10:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono secara khusus mengingatkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dua perhelatan olahraga internasional, yaitu Sea Games 2011 di Palembang, Sumatera Selatan, dan Pesta Olahraga Penyandang Cacat Antar Negara Asean atau Asean Para Games 2011 di Surakarta, Solo, Jawa Tengah.

Di depan para pejabat, jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga serta para atlet di Tennis Indoor Senayan, Jumat (9/9/2011), Boediono mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi tuan rumah yang baik.

"Kita beberapa saat akan menyelenggarakan Sea Games dan Asean Para Games di Surakarta. Mari kita tunjukkan prestasi olah raga yang baik dan mari kita menjadi tuan rumah yang baik," ungkapnya di puncak peringatan Hari Olahraga Nasional ke-28 ini.

Sebelumnya, Boediono mendorong para atlet untuk memberikan kontribusinya yang terbaik ke depan bagi bangsa dan negara. Boediono sendiri memberikan ucapan selamat secara khusus kepada para olahragawan berprestasi, mantan olahragawan berprestasi, guru olahraga berprestasi, pelatih berprestasi serta wasit berprestasi.

Menurutnya, olahraga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk mental suatu bangsa. Olahraga, lanjut Boediono, dapat membentuk pribadi yang sehat sekaligus membangun sikap jujur, sportif dan jiwa ksatria.

Olahraga juga menumbuhkan prestasi yang baik, semangat berkompetisi yang sehat, serta menumbuhkan rasa percaya diri sehingga berdampak pula intiuk pembentukan bangsa yang unggul pula.

Pemerintah, lanjutnya, sepakat bahwa pendidikan dan pembinaan olahraga bagi generasi muda ke depannya harus disinkronkan dengan pendidikan di sekolah dan luar sekolah sehingga bisa merangsang munculnya bibit-bibit unggul baru di bidang olahraga. Apalagi, Boediono mencatat prestasi sejumlah cabang olahraga mulai menurun.

"Kalau kita mau jujur maka kita harus mengatakan bahwa kita belumlah puas. Kita harus akui bahwa dalam membangun olahraga masih banyak yang jauh dari harapan kita. Bahkan dalam beberapa cabang dan segi olahraga kita mengalami kemunduran dari prestasi di masa lalu. Belum lagi kalau dibandingkan dengan gerak maju prestasi bangsa-bangsa lain," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau