JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pamor sepeda motor bebek matik (betik) di Tanah Air masih kecil tak membuat PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) hilang semangat memasarkan Lexam. Buktinya, Agustus lalu, Lexam berhasil terjual 995 unit, meroket lebih dari 15 kali lipat (1.558 persen) dibandingkan bulan sebelumnya yang cuma 60 unit.
Dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, hari ini (9/9), Yamaha mengaku lonjakan yang signifikan itu karena peningkatan produksi di pabrik dari sebelumnya hanya 500 unit menjadi 1.000 unit per bulan. Dari total jualan, Sumetera menjadi pasar terbesar menyumbang 364 unit (36,5 persen).
Yamaha berharap lonjakan penjualan Lexam pada bulan lalu menunjukkan cerahnya prospek penerimaan pasar bebek matik domestik. Betik merupakan segmen sepeda motor baru yang mengawinkan keunggulan bebek dan skuter matik (skutik). Lexam dibekali mesin 4 tak, 2 valve SOHC, berpendingin udara dengan tenaga maksimum 8,82 PS pada 8000 rpm dan torsi 8,74 Nm pada 7000 rpm. Harga on the road Jakarta Lexam adalah 16,4 juta rupiah.
"Dengan pasar otomotif yang semakin tinggi, Yamaha mau memberikan yang terbaik untuk konsumen. Lexam merupakan jawaban bagi profesional muda yang dinamis dan membutuhkan kepraktisan berkendara," ujar Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang