Toyota Bangun Pabrik Kedua di Indonesia

Kompas.com - 09/09/2011, 11:57 WIB

NAGOYA, KOMPAS.com - Agustus lalu, Kompas.com pernah menyatakan kedatangan orang nomor satu Toyota Motor Corp, Akio Toyoda ke Indonesia ada hubungannya dengan komitmen investasi jangka panjang. Kini, jawaban itu makin jelas setelah kantor Berita Nikkei, hari ini (9/9) mengabarkan adanya rencana prinsipal menyuntikan dana 30 miliar yen (Rp3,3 triliun) untuk membangun pabrik baru berkapasitas 80.000 unit di Karawang, Jawa Barat.

Mei 2011 lalu, PT Toyota Motors Manufacturing Indonesia (TMMiN) sudah menyatakan telah menyuntikkan dana Rp1,7 triliun untuk menambah jumlah produksi pabrik dari 110.000 unit per tahun menjadi 140.000 unit. Dengan tambahan investasi ini, target Toyota memiliki produksi 200.000 unit per tahun efektif mulai pertengahan 2013.

Toyota berambisi mempertahankan sebagai pemimpin pasar di Indonesia yang diprediksi menjadi negara dengan pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara. Tahun lalu, pasar mobil di Indonesia mencapai 750.000 unit, 2011 diprediksi 800.000 unit dan dalam waktu dekat menembus 1 juta unit. Sampai kini, sebagai perusahaan satu induk, Toyota dengan Daihatsu menguasai 60 persen total pasar di Indonesia. Kalau Toyota saja, pangsa pasarnya mencapai 36 persen.

Tiga Model Baru

Dengan penambahan kapasitas produksi, Toyota juga menyiapkan tiga model bergenre sub-kompak baru untuk dirakit di Indonesia. Sedikit spekulasi, hatchback Yaris berpotensi menjadi salah satu model yang dirakit lokal mengingat Thailand saat ini harus memasok kebutuhan Jepang.

Selain itu, duo Etios dan Liva pernah tertangkap kamera tengah di uji coba dan menjadi model potensial untuk pasar Indonesia. Terkait hal ini, sumber internal PT Toyota Astra Motor (TAM) pernah membocorkan ke Kompas.com, produk baru Toyota memang menggunakan platform Etios, tapi sama sekali beda dengan yang dipasarkan di India.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau