Ramzi

Buat Penonton Tertawa

Kompas.com - 10/09/2011, 03:11 WIB

Bintang film dan sinetron Ramzi (35) bukan spesialis komedi. Namun, citra dirinya ternyata lekat dengan komedi. Karakter apa pun yang ia mainkan, ada saja adegan atau dialog yang mengundang tawa.

Suami dari artis Avi Basalamah ini mengatakan sudah biasa kalau dia membanyol dalam film. Tetapi, saat ia dituntut menangis, respons penonton bukan terhanyut. ”Tetap aja penonton ketawa meski gue nangis,” kata Ramzi.

Belum lagi kalau dia berimprovisasi. Salah satu pemeran dalam sinetron Kupinang Kau dengan Bismillah ini kerap menuai komentar meski peran sesungguhnya bukan untuk mengundang senyum. ”Mungkin dari karakter gue pribadi enggak bisa melepas karakter komedi,” ujarnya.

Bagaimana pun berbagai karakter yang ia perankan, baik dalam film layar lebar maupun sinetron, kerap menjadi guru bagi kehidupan. Semua karakter ia manfaatkan untuk belajar. Mendapat pelajaran melalui peran, lalu membagikannya kepada keluarga ataupun orang lain.

Pemeran Mang Dulloh dalam film Garuda di Dadaku itu kelak ingin mendapat karakter yang sesuai dengan prinsipnya. Sebagai kepala rumah tangga, Ramzi berusaha terus belajar agar menjadi manusia yang lebih baik. ”Tapi bukan berarti gue milih-milih peran, soalnya kreativitas kan enggak bisa dibatasi,” katanya. (BEE)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau