MERAUKE, KOMPAS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merauke akan memanggil pihak Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua, untuk meminta penjelasan penyerapan APBD Merauke tahun 2011 yang dinilai lamban. Tidak optimalnya penyerapan anggaran APBD 2011 dinilai merugikan masyarakat.
Anggota DPRD Merauke, Heni Suparman, menuturkan, Senin (12/9/2011) besok seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Merauke akan dipanggil untuk rapat dengar pendapat dengan DPRD Merauke.
Pihak DPRD akan menanyakan dan mengonfirmasi sejauh mana penyerapan anggaran APBD 2011 dan kemajuan proyek-proyek infrastruktur dan program-program pembangunan.
Menurut Heni, penyerapan anggaran APBD 2011 terasa lamban. Padahal, tahun anggaran 2011 menyisakan empat bulan lagi. Kondisi itu merugikan masyarakat karena dana-dana daerah tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan. APBD Merauke tahun 2011 mencapai sekitar Rp 1,2 triliun.
”Beberapa proyek infrastruktur bahkan sampai kini terlihat belum selesai, bahkan baru dimulai. Misalnya jalan menuju Distrik Naukenjerai sampai sekarang tidak selesai-selasai. Kami akan minta penjelasan apa hambatanya sehingga penyerapan anggaran tidak maksimal,” katanya di Merauke.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang