Vettel Juara, Hamilton Keluhkan Schumacher

Kompas.com - 11/09/2011, 20:29 WIB

MONZA, KOMPAS.com - Luar biasa penampilan Sebastian vettel di ajang balap F1 Italia, Minggu (11/9). Pebalap andalan tim Red Bull Racing tersebut berhasil memenangkan lomba seri ke13 yang menempuh 53 lap dengan waktu tempuh 1 jam 20 menit 46,172 detik. Ini kemenangan kedelapannya musim ini dan kina kokoh di puncak klasemen sementara dengan total 284 angka. Gelar juara dunianya, tingga ditentukan di Singapura.

Dalam balapan di sirkuit Monza ini, Vettel boleh dibilang tampil tanpa kerja keras. Ia kehilangan posisi terdepan hanya saat start dan upayanya terganggu oleh masuknya safety car. Posisi terdepan baru dapat diambil dari Fernando Alonso pada lap 5 dan terus memimpin sampai usai lomba.

Mernariknya, di lomba ini Vettel memilih pakai gigi rasio pendek. Padahal, treknya dikenal cepat. Namun, keputusannya dan tim tidak meleset dan ia sukses menuai kemenangan.

Sayang, suksesnya tidak diikuti rekan setimnya mark Webber yang harus berhenti lebih awal. Ia tak dapat mengendalikan mobil dan menabrak dinding pembatas.

Posisi kedua direbut pebalap McLaren Jenson Button. Padahal, ia hampir saja bersenggolan dengan pebalap senior Rubens Barrichello. Kalau saja dirinya tak bisa menahan emosinya, senggolan di mulut masuk pit tak terhindarkan.

Sedang podium ketiga diraih Fernando Alonso. Pebalap Spanyol ini sudah melakukan start sempurna dan berhasil terdepan masuk tikungan pertama. Sayang, upayanya terganggu oleh insiden di barisan tengah, sehingga SC harus masuk. Bahkan peluang tangga ketiganya, juga nyaris direbut Hamilton di lap terakhir. Mobil Ferrari memang kalah kencang dibanding McLaren dan Red Bull


Vettel pakai rasio gir pendek

Saat start, Alonso membuat gerakan sempurna dengan melibas Hamilton dan Vettel dari sisi dalam lintasan. Taktiknya berjalan dengan mulus dan ia dapat berada di depan, namun "safety car" (SC) harus masuk lintasan karena terjadi tabrakan hebat.

Mobil Liuzzi melintir dari belakang dan masuk tikungan pertama menghajar Petrov (Renault) dan Nico Rosberg (Mercedes) serta Barrichello yang masuk pit minta ganti moncong baru.

Pada lap 3, SC masuk dan balapan dimulai lagi.Tapi, lap ke-5 bendera kuning berkibar karena terdapat serpihan dari mobil Webber yang menghajar bagian belakang Felipe Massa karena tak dapat mengendalikan mobil di tikungan "S". Meski pebalap kedua Red Bull dapat melajukan mobil tanpa sayap depan, namun pada tikungan tajam mobil lurus dan menabarak dinding pembatas.

Vettel tampil gemilang danb ia berhasil mengembil alih pimpinan dari Alonso pada lap 5. Tampak RB7 yang dikemudikan penalap jerman ini sangat kencang di tikungan. Ia menggunakan gir rasio pendek, sehingga ketika ke luar tikungan dapat melejit dengan cepat. Kendati jarak terpanjang untuk ganti gigi dilakukan antara 400-500 meter.

Kejutan dibuat pebalap gaek Michael Schumacher. Mantan pebalap Ferrari ini dapat menyodok ketiga saat start dan posisi itu terus dipertahankan sampai lap 10. Upaya coba dilakukan lap 11 di tikungan Parabolica dari sisi luar, namun Schumi tidak memberi ruang gerak. Sampai-sampai Button sudah menempel di belakang Hamilton dan kedua mobil Mclaren terus menempel di belakang Mercedes sampai lap16.

Hamilton coba menyalip dari sisi dalam di Curva Grande sampai menyisir rumput, tetap tak berhasil. Kenekatannya membuat Button dapat menyalipnya dan masuk pit lap 18 untuk ganti ban, dua lap kemudian menyusul Hamilton masuk pit.

Mantan juara dunia 2008 ini merasa kurang puas karena Button dulu yang ganti ban. Perubahan ini akibat dari kesalahannya ketika berusaha menyalip Schumi. Ia melalui radio komplain mengenai cara mengemudi Schumi. Dan akhirnya, pada lap 28 ia berhasil melibas pebalap Mercedes di tikungan Ascari.

Kini, giliran Button coba melibas Alonso pada lap 29 di salah satu tikungan dan upayanya belum berhasil. Sementara jarak Button-Alonso dengan pemimpin lomba Vettel terpaut 13,6 detik. Sementara Hamilton tertinggal 22 detik lebih dari Vettel akibat terlalu lama di belakang Schumi.

Button yang berusaha masuk pit hampir bersenggolan karena merasa jalannya ditutupi oleh Barrichello di lap 34 yang ternyata juga mengarahkan mobilnya ke pit. Meski begitu, Button memperoleh peluang baik merebut posisi kedua dari Alonso yang juga masuk pit lap 35 untuk ganti ban. Upayanya berhasil diraih pada lap 37 dan Alonsi berada di urutan ketiga.

Sementara Vettel kian jauh meninggalkan lawannya. Button yang membayang kedua ditinggalkan 15,7 detik. Hanya gangguan teknis mobil yang bisa menggagalkan langkah pebalap Jerman ini.

Hasil Lomba

 

1. Vettel                   Red Bull-Renault              1h20:46.172
2. Button                 McLaren-Mercedes                 + 9.590
3. Alonso                Ferrari                                   + 16.909
4. Hamilton             McLaren-Mercedes                + 17.471
5. Schumacher        Mercedes                              + 32.677
6. Massa                 Ferrari                                    + 42.993
7. Alguersuari          Toro Rosso-Ferrari                   + 1 lap
8. Di Resta              Force India-Mercedes               + 1 lap
9. Senna                  Renault                                    + 1 lap
10. Buemi               Toro Rosso-Ferrari                   + 1 lap
11. Maldonado        Williams-Cosworth                    + 1 lap
12. Barrichello          Williams-Cosworth                  + 1 lap
13. Kovalainen         Lotus-Renault                          + 1 lap
14. Trulli                  Lotus-Renault                        + 2 laps
15. Glock                Virgin-Cosworth                      + 2 laps

Fastest lap: Hamilton, 1:26.187

Pebalap tidak finish


Ricciardo HRT-Cosworth 40
Perez Sauber-Ferrari 34
Kobayashi Sauber-Ferrari 23
Sutil Force India-Mercedes 11
Webber Red Bull-Renault 6
D'Ambrosio Virgin-Cosworth 3
Petrov Renault 1
Rosberg Mercedes 1
Liuzzi HRT-Cosworth 1


Peringkat sementara sampai seri 13

Pebalap                                Konstruktor
1. Vettel                284           1. Red Bull-Renault        451
2. Alonso             172           2. McLaren-Mercedes     325
3. Webber            167           3. Ferrari                        254
4. Button             167            4. Mercedes                   108
5. Hamilton          158            5. Renault                        70
6. Massa                82           6. Force India-Mercedes    36
7. Rosberg             56           7. Sauber-Ferrari               35
8. Schumacher        52           8. Toro Rosso-Ferrari      29
9. Petrov                34           9. Williams-Cosworth         5
10. Heidfeld            34
11. Kobayashi         27
12. Sutil                  24
13. Alguersuari       16
14. Buemi               13
15. Di Resta            12
16. Perez                  8
17. Barrichello          4
18. Senna                 2
19. Maldonado         1

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau