Kesehatan

Delapan Ibu Hamil Positif HIV/AIDS

Kompas.com - 12/09/2011, 09:25 WIB

MERAUKE, KOMPAS.com — Sebanyak 14 orang dinyatakan positif terinfeksi HIV/AIDS selama bulan Agustus 2011 di Merauke, Papua. Dari jumlah itu, empat di antaranya merupakan ibu hamil.

Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Merauke Heni Astuti Suparman, di Merauke, menuturkan, dari sekitar 240 orang yang diperiksa selama Agustus, ditemukan pengidap baru HIV/AIDS sebanyak 14 orang. ”Yang memprihatinkan, dari temuan itu 4 orang yang positif adalah ibu hamil,” ungkapnya.

Dari temuan itu, 6 orang adalah pria berisiko tinggi, 1 orang pramuria, dan sisanya lain-lain. Heni menuturkan, sejak Desember 2010 berarti tercatat sudah ada delapan orang ibu hamil yang dinyatakan positif HIV/AIDS. Kondisi itu, ujarnya, sangat mengkhawatirkan karena kasus HIV/AIDS di Merauke telah semakin meluas di kelompok ibu rumah tangga dengan jumlah pengidap 169 orang.

Kondisi kesehatan suami yang istrinya dinyatakan positif belum diketahui sehingga akan dilakukan pemeriksaan. ”Ada yang sudah diperiksa dan justru negatif, kami akan periksa lagi untuk memastikan,” katanya.

Dengan banyaknya ibu rumah tangga yang tertular, penyebaran HIV/AIDS kini tidak hanya mengancam kalangan berisiko tinggi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau