Polemik ui

Rektorat UI: Beri Kami Waktu

Kompas.com - 12/09/2011, 16:05 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Sekretaris Rektor Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati mengatakan, pihaknya belum ingin menanggapi lebih jauh mengenai berbagai rumor yang ditudingkan kepada Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri. Ia minta diberikan waktu beberapa hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Pascapemberian gelar doktor honoris causa kepada Raja Arab Saudi, Gumilar mendapatkan kecaman. Pola kepemimpinannya juga turut diusik. Terakhir, ia mendapatkan "serangan" dari "Gerakan Save UI" yang digalang oleh Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) UI.

"Silakan saja, ini ruang demokrasi. Semua boleh mengeluarkan pendapatnya. Perlu waktu untuk mempersiapkan agar semuanya menjadi jelas dan terang. Kami akan menyampaikan fakta, tetapi itu akan kami sampaikan nanti," kata Devie saat ditemui di ruangannya, di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin (12/9/2011).

Saat ditanya mengenai isu adanya intimidasi yang diterima sejumlah pihak yang kontra terhadap rektorat, Devie menilai isu tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Intimidasi? Itu sangat tidak rasional," jawabnya singkat.

Devie menjelaskan, saat ini Rektor UI Gumilar Rosliwa Somantri belum dapat ditemui karena tengah memenuhi undangan untuk menjadi pembicara pada sebuah seminar di Bandung.

Hari ini, sejumlah dosen dan guru besar juga mengungkapkan berbagai hal yang dinilai sebagai bukti buruknya tata kelola UI. Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi UI mengancam akan melakukan mogok kuliah jika segala persoalan di kampus tersebut tidak diselesaikan. Aksi ini akan diserukan ke semua fakultas di UI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau