Tepian Sungai Musi Ditawarkan untuk Bangunan Hotel?

Kompas.com - 13/09/2011, 13:54 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Palembang di Sumatera Selatan menawarkan kawasan tepian Sungai Musi kepada para investor untuk pembangunan hotel dan kawasan terpadu.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) setempat, Sayuti Hadim, mengatakan penawaran tersebut akan disampaikan pada temu investor yang berlangsung 14-15 September nanti.

"Kami telah mengundang 50 investor lokal, nasional, dan asing untuk hadir pada pertemuan itu," kata dia, Senin (12/9/2011).

Menurutnya, sejumlah lokasi yang ditawarkan tersebut, seperti kawasan 10 Ulu tepat di bawah samping Jembatan Ampera, Sekanak, dan dekat Restoran "River Side" di kawasan tepian Sungai Musi tak jauh dari Benteng Kuto Besak Palembang. Lokasi tersebut dinilai sangat tepat untuk pembangunan hotel bintang empat dan lima dengan nilai investasi minimal Rp 150 miliar per lokasi.

Sayuti mengatakan, investor yang telah memastikan hadir pada pertemuan nanti diharapkan bisa menanamkan modalnya di daerah itu. Bukan hanya industri perhotelan ditawarkan, tetapi juga pembangunan pasar tradisional dan mal yang akan disampaikan pada forum itu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Palembang, Apriadi S Busri menjelaskan, pertemuan investor tersebut merupakan upaya pemkot setempat menjaring investasi. Pengusaha mana pun diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berinvestasi di Kota Palembang, dan akan diberi kemudahan.

Apriadi menambahkan, sejauh ini dari 50 investor yang telah diundang, sebanyak 37 orang telah mengkonfirmasi untuk hadir pada pertemuan itu. Sejumlah investor asal Korea, Singapura, dan Belanda juga telah menyatakan akan hadir, selain sejumlah pengusaha lokal dan nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau