MOSKWA, KOMPAS
Tahun 2010, jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 79.100 orang. Angka itu naik 8,61 persen dibandingkan dengan tahun 2009 sebanyak 72.829 orang.
Tahun ini, sampai Juli, jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia mencapai 46.181 orang. Sampai akhir tahun 2011, jumlahnya diperkirakan mencapai 100.000 orang.
Meskipun demikian, angka itu masih relatif kecil dibandingkan dengan potensi pasarnya, baik dari sisi jumlah penduduk maupun tingkat pendapatan per kapita penduduknya yang cukup tinggi.
”Mengingat besarnya potensi dan luasnya wilayah Rusia, masih perlu upaya untuk melanjutkan kegiatan promosi budaya dan pariwisata ke wilayah-wilayah regional di Rusia dan Belarus,” kata Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Belarus, Hamid Awaluddin, kepada wartawan Kompas
Menurut Hamid Awaluddin, taraf hidup orang Rusia semakin meningkat. Karena itu, meningkat pula daya beli dan kebutuhan wisata masyarakat setempat ke negara lain, termasuk ke Indonesia.
Kebutuhan akan pantai tropis dan kegemaran bertualang rakyat Rusia merupakan potensi dan peluang bagi pasar wisata Indonesia.
Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengungkapkan, wisatawan Rusia yang berkunjung ke Bali membelanjakan rata-rata 240 dollar AS per orang setiap hari selama berada di Bali.
Sebagai tambahan, pendapatan per kapita rakyat Rusia mencapai 15.807 dollar AS. Sementara jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 141 juta jiwa.