18 Calon Hakim Agung Uji Makalah

Kompas.com - 15/09/2011, 11:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 18 calon hakim agung melakukan uji pembuatan makalah di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (15/9/2011). Pembuatan makalah dilakukan sebelum uji kepatutan dan kelayakan atau fit and propert test yang dijadwalkan Selasa pekan depan.

Benny K Harman, Ketua Komisi III, mengatakan, setiap calon diwajibkan membuat makalah setebal lima lembar dengan spasi 1,5 dalam waktu satu jam. Ada lima topik seputar tugas hakim agung yang disiapkan.

"Topik baru kita siapkan hari ini. Kita undi mana yang dapat topik ini, mana yang dapat topik ini," jelas Benny di Gedung DPR, Jakarta, Kamis.

Tujuan pembuatan makalah, kata politikus Partai Demokrat itu, agar diketahui kemampuan para calon hakim agung menuangkan pikiran secara tertulis. Nantinya, tambah dia, setiap anggota Komisi III akan menilai masing-masing makalah.

"Pembuatan makalah salah satu aspek penilaian. Kita akan buka kesempatan bagi masyarakat sampaikan masukan mengenai calon," ucapnya.

Setelah pembuatan makalah, lanjut Benny, pihaknya akan mendengar keterangan Mahkamah Agung (MA) untuk mengetahui kebutuhan MA. Seperti diketahui, saat ini MA menerapkan sistem kamar, yakni setiap hakim agung hanya menangani perkara sesuai keahliannya.

"Hari Senin pekan depan kita akan komunikasi dengan MA untuk mengetahui kebutuhan mereka. Berapa yang dibutuhkan dalam masing-masing kamar. MA kan cuma perlu enam hakim agung baru," pungkas Benny.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau