Kabut asap

Hujan Buatan Masih Berlangsung

Kompas.com - 16/09/2011, 11:47 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com- Program hujan buatan di Provinsi Sumatera Selatan masih akan diteruskan, Jumat (16/9/2011) ini, meskipun hujan ringan telah mengguyur sebagian provinsi itu. Proyek hujan buatan masih akan berlangsung hari ini dengan penyemaian garam dapur (NaCl) pada sejumlah awan. Penyemaian dilakukan siang menjelang sore nanti saat awan berpotensi tumbuh.

Hari ini merupakan hari kelima proyek yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ini. Hujan tipis sudah mengguyur sebagian Sumatera Selatan sejak Senin malam atau sejak hari pertama penyemaian. Sejauh ini, sudah 6,600 ton bahan hujan buatan disemaikan, tersisa 3,400 ton bahan.

Titik api di Sumsel telah berkurang drastis, dari 366 titik api pada Minggu (11/9) menjadi sekitar 20 titik api pada hari berikutnya.

Namun, pemadaman kebakaran di lahan gambut dikhawatirkan baru bersifat sementara sebab sebagian hujan masih ringan. "Padahal, untuk memadamkan api di lahan gambut dibutuhkan genangan," kata Hasan dari UPT Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau