Asusila

Video Mesum Hutan Pinus Gegerkan Majenang

Kompas.com - 16/09/2011, 12:28 WIB

CILACAP, KOMPAS.com Sebuah video mesum yang diduga dibuat pelajar sekolah menengah di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, membuat geger masyarakat setempat. Saat ini, kepolisian masih mengusut para pelaku dan penyebar video dengan durasi sekitar 16 menit tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Rudi Darmoko, Jumat (16/9/2011), mengatakan, saat ini petugas sedang mengusut asal-usul video tersebut. Menurut dia, selain mengusut penyebar pertama video tersebut, polisi juga sedang mencari siapa pelaku adegan selayaknya hubungan pasutri itu.

"Kami menelusuri sejumlah tempat yang diduga menjadi lokasi pembuatan video itu. Pencarian difokuskan di hutan pinus yang terlihat di video ini," terangnya.

Video yang berdurasi 16 menit 16 detik yang dibuat dengan kamera telepon seluler itu berformat MP4. Dalam video tersebut, pasangan muda-mudi ini melakukan hubungan suami-istri hanya beralaskan rumput. Percakapan dengan dialek Majenang sesekali terdengar mereka ucapkan.

Kepala Kepolisian Sektor Majenang Ajun Komisaris Sartono mengatakan, personelnya masih mengumpulkan bukti dan saksi terkait video yang kini beredar luas tersebut.

Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Cilacap Tanpa Kekerasan (Citra) Nolly Sudrajat meminta, peredaran video mesum remaja itu ditangani serius. Jika pelaku masih di bawah umur, polisi harus menggunakan UU Perlindungan Anak sehingga keduanya harus menjalani pendampingan dan konseling.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau