Belajar di luar negeri

Visa Pelajar Indonesia ke AS Meningkat

Kompas.com - 16/09/2011, 18:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Musim panas sering diasosiasikan dengan liburan. Akan tetapi, di beberapa negara, Amerika Serikat (AS) misalnya, musim panas juga merupakan momentum yang baik untuk penyelenggaran program kursus singkat (summer course) ataupun pelaksanaan program pertukaran pelajar.

Untuk musim panas tahun ini, Kedutaan Besar AS di Jakarta telah memberi visa lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Siaran pers Kedubes AS, Jumat (16/9/2011), menyebutkan, jumlah visa yang diberikan kepada pelajar-pelajar Indonesia yang akan berangkat ke AS telah meningkat lebih dari 20 persen pada musim panas tahun ini sehingga mencapai angka tertinggi dalam masa sepuluh tahun.

Kedutaan Besar AS menyatakan terus berusaha memperbaiki proses permohonan visa bagi para pelajar untuk menjamin agar siapa pun yang memiliki keinginan belajar di AS bisa mendapat kesempatan melakukannya. Pada periode musim panas ini lebih dari 90 persen dari seluruh permohonan visa pelajar telah dikabulkan.

Peningkatan jumlah pelajar dan peserta program pertukaran antara AS dan Indonesia merupakan bagian penting dari Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia yang dicetuskan oleh Presiden AS Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sejak bulan Mei hingga Agustus 2011, Bagian Konsuler AS di Jakarta dan Surabaya telah mengeluarkan lebih banyak visa untuk para pelajar dan peserta program pertukaran daripada periode manapun dalam sepuluh tahun terakhir ini.

Selain itu, Kedutaan Besar AS di Jakarta dan Konsulat Jenderal AS di Surabaya juga telah mempercepat dan mempermudah proses permohonan visa bagi para pelajar Indonesia. Sebagai hasilnya, jumlah warga Indonesia yang belajar di AS terus meningkat dengan pesat.

Kedutaan Besar AS di Jakarta juga telah menyediakan jadwal wawancara untuk pelajar setiap hari Senin dan Konsulat Jenderal AS di Surabaya setiap hari Jumat. Pelajar tidak perlu menunggu lebih dari seminggu untuk melakukan wawancara visa meski pada liburan musim panas.

Pemohon visa, menurut Kedubes AS, dapat memilih tanggal dan jam wawancara yang sesuai dengan keinginan mereka. Pelajar dapat mengajukan permohonan visa 120 hari sebelum studi dimulai sehingga mereka dapat mengajukan permohonan visa jauh lebih awal dan memulai studi tepat pada waktunya.

Setelah wawancara, pemohon dapat mengambil visa mereka dalam tiga hari kerja sehingga proses pembuatan visa secara keseluruhan membutuhkan waktu kurang dari seminggu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau