Perombakan kabinet

Sisa 3 Tahun Masa Kritis Pemerintah

Kompas.com - 18/09/2011, 07:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sosiolog yang kini Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Politik Daniel Sparingga menyatakan, selama hampir dua tahun pemerintahan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melihat dan merasakan sendiri beberapa kekurangan terkait kinerja pemerintahan pada umumnya dan kabinet pada khususnya.

Oleh sebab itu, Presiden Yudhoyono menyadari sifat kritis pada sisa waktu tiga tahun pemerintahannya untuk meningkatkan kinerja kabinetnya.

"Ini jadi prioritas dan momentum perubahan," tandas Daniel saat dihubungi Kompas, Sabtu (17/9/2011) di Jakarta.

Presiden Yudhoyono, tambah Daniel, akan memakai semua kewenangan dan kekuasaannya untuk melakukan perubahan yang penting dan perlu agar kesenjangan di antara apa yang yang dikerjakan pemerintah dan persepsi publik tentang hasil pembangunan menjadi kian kecil.

"Semua koreksi dan arah kebijakan baru ini merupakan penegasan kembali pada prinsip bertindak untuk rakyat dan bukan pada pencitraan," lanjut Daniel.

Daniel menegaskan, "Ini saat penting karena ini saatnya kami menjawab sebagian keraguan publik atas kepemimpinan Presiden Yudhoyono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau