Video gim

Akhirnya Trailer Perdana Max Payne 3 Muncul

Kompas.com - 18/09/2011, 16:27 WIB

KOMPAS.com - Setelah penerbit gim Rockstar Games resmi mengumumkan jadwal edar sekuel ketiga gim aksi Max Payne, akhirnya mereka mengeluarkan video trailer perdana atas karakter Max Payne yang kini tidak lagi menjadi polisi. Dari pengamatan sepintas, sekuel ini tetap menjanjikan aksi yang lebih seru dengan tampilan grafis sesuai zamannya.

Video trailer berdurasi 1,5 menit ini merangkum latar belakang gim ini. Dimulai kedatangan Max Payne ke Kota Sao Paulo, Brazil, untuk mencari pekerjaan setelah tidak lagi menjadi polisi di New York. Di sana, dia menjadi tenaga keamanan swasta untuk melindungi seorang pengusaha dari incaran geng bersenjata.

Cerita pun mulai intensif saat putri pengusaha tersebut ditawan dan Payne pun kembali angkat senjata dan beradu peluru seperti dua sekuel sebelumnya. Tokoh Payne yang semula digambarkan berambut lebat kemudian mencukur rambutnya hingga plontos dan menyisakan brewok.

Yang menarik, video ini juga memperdengarkan nada khas seri Max Payne yang dimainkan melalui gesekan biola.

Dari video tersebut, pemain sudah mendapat gambaran bahwa permainan ini bakal tidak jauh dari rentetan tembakan, berbagai senjata, hingga desingan peluru. Ciri khas Max Payne yakni bullet time juga tetap dipertahankan. Ciri ini sebetulnya dicomot dari film The Matrix yakni semua lawan bergerak lambat sehingga alur peluru bisa terlihat.

Menurut keterangan Rockstar Games, video trailer ini tidak dirender atau diproses lebih lanjut, melainkan direkam secara in-game. Artinya, kualitas gambar seperti itulah yang nantinya bakal dinikmati sepanjang permainan.

Permainan ini dijadwalkan rilis pada Maret 2012 untuk PC dan konsol XBOX 360 serta Sony Playstation 3.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau