JAKARTA, KOMPAS.com - Pembajakan dan pemalsuan barang saat ini kian marak terjadi. Menurut studi yang dilakukan Komisi Eropa, kejahatan ini sudah masuk pasar otomotif dan mencapai 10% dari volume perdangangan dunia yang berakibat kerugian berupa hilangnya pemasukan dan pajak.
Namun bukan hal itu yang mendasari BMW Group melancarkan aksi kampanye "Brand Protection Program" (anti pembajakan), hari ini (19/9) di Hotel Kempinski, Jakarta. Kegiatan dilakukan secara serempak di seluruh dunia dengan merangkul media serta para komunitas pemilik BMW.
"Efek paling bahaya adalah akibat barang yang tidak sesuai sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap keselamatan pengguna dan orang di sekitarnya," jelas Yip Chee Choon, Parts Expert BMW AG yang ketika ditanya lokasi pemalsu suku cadang, tidak mau menjelaskannya. Barang palsu yang beredar dipasaran, lanjut Choon memang cukup menarik perhatian karena dijual dengan harga yang relatif lebih murah antara 25 - 50 % dari aslinya. Kebanyakan yang ditiru adalah fast moving dan komponen tersebut tidak dijamin kekuatan dan fungsinya karena dibuat tidak sesuai dengan standardisasi BMW.
Langkah-langkah yang diambil dalam memberantas barang bajakan ini cukup serius dan sudah banyak tertangkap di pasar. Bahkan pabrik pembuatnya pun sudah diproses melalui jalur hukum. Sedangkan barang sitaan langsung dihancurkan tanpa sisa. Pihak BMW menyarankan untuk menggunakan dan membeli dari bengkel resmi untuk menghindari barang palsu. Karena secara kasat mata barang fast moving tersebut nyaris tak terlihat bedanya.
Hal lain yang disayangkan BMW Group Indonesia adalah tahun-tahun belakangan ini disinyalir produk ilegal dan distribusi Original Parts, Original Accessories dan BMW Merchandising & Lifestyle yang dipalsukan kian meningkat. Selain unsur safety, yang juga mengkhawatirkan adalah reputasi BMW Group di mata pengguna setia BMW.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang