Bulgaria Pecat Lothar Matthaus

Kompas.com - 20/09/2011, 04:15 WIB

SOFIA, KOMPAS.com — Federasi Sepak Bola Bulgaria (BFU) memecat Lothar Matthaus dari jabatan pelatih kepala tim nasional karena gagal memberikan tiket putaran final Piala Eropa 2012.

"Ada banyak alasan untuk memutus kerja sama dengan Matthaus, bukan hanya hasil buruk pada pertandingan terakhir. Tekanan dan keadaan negatif dialami tim. Dengan begitu, perubahan pelatih perlu dilakukan," ujar Presiden BFU Borislav Mihailov.

"Sebagian besar waktunya dijalani di luar Bulgaria dan mungkin ini memengaruhi hasil dan persiapan tim nasional," tambahnya.

Bulgaria telah melakoni tujuh dari delapan pertandingan kualifikasi Grup G dan duduk di tempat keempat dengan lima poin. Mereka kalah enam angka dari Montenegro di tempat kedua dan dengan begitu tak akan finis di tempat kedua, peringkat minimal untuk bisa masuk putaran final.

Piala Eropa 2012 akan digelar di Ukraina dan Polandia. Dengan begitu, hanya ada 14 tiket putaran final yang diperebutkan pada babak kualifikasi.

Babak kualifikasi terbagi dalam delapan grup. Mengacu aturan main, juara grup dan satu runner-up terbaik akan langsung lolos, sementara delapan runner-up lainnya akan melewati babak play-off.

Matthaus melatih Bulgaria pada 2010, menggantikan Stanimir Stoilov, dalam keadaan Bulgaria sudah melakoni dua pertandingan fase grup, dengan catatan selalu kalah.

Di bawah Matthaus, Bulgaria meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Terakhir, mereka kalah 1-3 dari Swiss pada 6 September lalu.

Pada laga pamungkas, Bulgaria akan melawan Wales pada 11 Oktober mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau