Kasus pengeroyokan

Tujuh Siswa Jadi Korban, SMAN 6 Balik Lapor

Kompas.com - 20/09/2011, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak SMAN 6 Jakarta berencana untuk melaporkan balik peristiwa kericuhan antara siswanya dan wartawan, Selasa (20/9/2011) ini. Pelaporan dilakukan karena adanya tujuh korban dari pihak siswa.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharudin Djafar, Selasa, di Polda Metro Jaya. "Hari ini pihak sekolah membuat laporan dari pihak pelajar," ujarnya.

Selain pihak sekolah, kata Baharudin, korban siswa juga akan hadir didampingi kedua orangtuanya. "Rencananya ke Polrestro Jakarta Selatan. Korban, orang tua, akan datang juga. Itu baru rencana. Kita lihat saja nanti perkembangannya," kata Baharudin.

Menurut Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto, korban siswa mengalami luka lebam di hidung dan wajahnya. Sementara itu, Baharudin menuturkan, dari pihak wartawan jatuh lima korban. Sebanyak tiga korban wartawan membuat laporan, yakni atas nama Octaviardi (Trans7) yang melaporkan kasus perampasan kaset dan penganiayaan, Panca Syurkani (Media Indonesia) melaporkan tindak penganiayaan, dan Heri Siswanto (Trans TV) melaporkan perusakan mobil.

"Korban dari wartawan sudah melapor dini hari tadi," ujar Baharudin.

Seperti diberitakan, bentrokan antara wartawan dan siswa SMAN 6 Jakarta terjadi pada Jumat (16/9/2011). Semula wartawan sedang menggelar aksi damai di depan SMAN 6 Jakarta akibat adanya peristiwa pengeroyokan terhadap wartawan Trans7, Oktaviardi, saat meliput aksi tawuran antara SMA 6 dan SMA 70 pada Jumat malam. Namun, tiba-tiba kemarahan di antara keduanya pecah lantaran terprovokasi.

Tidak jelas dari mana provokasi ini berasal. Ratusan siswa SMA 6 kemudian berhamburan keluar halaman sekolah mengejar para jurnalis. Polisi sempat kewalahan melerai aksi massa yang kian beringas. Tembakan peringatan kepolisian pun akhirnya dikeluarkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau