BOGOR, KOMPAS.com — Belasan guru yang tergabung dalam Satuan Tugas Pelajar Dinas Pendidikan Kota Bogor, Selasa (20/9/2011) siang, merazia tiga titik yang kerap dijadikan lokasi tawuran pelajar.
Langkah itu diambil sebagai upaya mengantisipasi tawuran pelajar yang cenderung meningkat di Kota Bogor. "Silakan sita barang-barang yang tidak seharusnya dibawa pelajar, termasuk senjata tajam. Catat namanya, kelas, dan sekolahnya," tutur Ketua Harian Satgas Pelajar Kota Bogor M Tb Ruhjani Atmakusumah saat memberi pengarahan.
Menurut dia, razia dilaksanakan pukul 12.00 hingga 14.30 di Warung Jambu, Tugu Narkoba, dan Bogor Trade Mall. Siswa yang ketahuan membawa "peralatan" tawuran akan dilaporkan ke dinas pendidikan, sedangkan sanksi diserahkan kepada sekolah masing-masing.
"Tahun 2010-2011, ada tujuh siswa tewas akibat tawuran pelajar. Lama-lama korbannya bukan lagi sekadar pelajar, tapi juga orang lain. Guru-guru yang tergabung dalam satgas juga harus berhati-hati," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang