Pameran Sejarah Batik Cirebon di Museum Tekstil

Kompas.com - 20/09/2011, 13:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Museum Tekstil Jakarta menyelenggarakan pameran bertajuk "Mengungkap Perjalanan Batik Cirebon". Kegiatan selama lima hari, yaitu 20-25 September ini memamerkan beragam batik dari Cirebon.

Ratusan batik yang dipamerkan bukan hanya kreasi batik yang dikembangkan oleh Keraton Kanoman dan Kasepuhan Cirebon, tetapi juga kreasi batik yang berkembang di kalangan rakyat yang dikenal sebagai batik pesisiran.

Batik pesisiran diproduksi di sentra batik di luar tembok keraton seperti di Trusmi, Kenduruan, Plumbon, dan Indramayu. Namun belakangan, secara administratif Indramayu kemudian terpisah dari Cirebon.

Dalam pembukaan pameran, Selasa (20/9/2011), di Museum Tekstil, Jakarta, Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Tinia Budiarti, mengatakan, batik Cirebon berbeda dengan batik-batik lainnya karena ia begitu nyata merekam jejak sejarah akulturasi budaya yang terjadi di Cirebon Batik Cirebon, misalnya, mengabadikan motif mega mendung yang merupakan visualisasi bentuk awan pengaruh kebudayaan China.

Ada pula motif wadasan hasil adaptasi batu cadas yang menjadi ciri batik Cirebon. Pameran batik ini lengkap dengan beragam kegiatan, seperti pentas drama tari, pentas musik tradisional, bazaar batik, sajian kuliner Cirebon, talkshow, workshop batik dan peragaan busana.

Kepala Museum Tekstil Indra Riawan menambahkan, pameran tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk melestarikan dan mengenalkan batik kepada masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau