Asuransi

Pasar Asuransi Indonesia Lebih Besar

Kompas.com - 20/09/2011, 20:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar asuransi di Indonesia masih jauh lebih besar dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Investasi perusahaan asuransi di Indonesia, pun masih lebih menguntungkan dibandingkan negara lain di kawasan ASEAN.

Direktur Utama PT Asuransi Central Asia, Teddy Hailamsah, mengemukakan hal itu kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/9/2011). Asuransi Central Asia (ACA) masuk ke negara-negara Asean sejak tahun 1990-an, bekerja sama dengan pemerintah negara setempat.

Saat ini, ACA beroperasi di wilayah ASEAN, kecuali Myanmar. Di Philipina, misalnya, ACA memiliki 30 persen di perusahaan asuransi bentukan ACA dan pemerintah Philipina. Di Kamboja, ACA memiliki dua perusahaan asuransi dengan 20 persen dan 80 persen saham.

"Kami menjadi market leader saat masuk Kamboja tahun 1990-an. Saat itu, di Kamboja belum ada perusahaan asuransi," kata Teddy.

Saat ini, dengan pangsa pasar 4,5 persen dari industri asuransi di Indonesia, kontribusi utama pendapatan ACA berasal dari Indonesia. Tahun lalu, pendapatan premi sebesar Rp 1,7 triliun. Ditargetkan meningkat menjadi Rp 2 triliun tahun ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau