Usman Pribadi Merapat ke Persisam?

Kompas.com - 22/09/2011, 01:21 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com - Persisam Samarinda kemungkinan akan merekrut kiper Usman Pribadi yang musim lalu bermain di Deltras Sidoarjo. Kabar ini disampaikan langsung oleh Manajer Persisam, Coeng Agus Setiawan, yang sudah berbicara melalui telepon dengan Usman, Selasa (20/9/2011).

Persisam memang tengah mencari kiper baru setelah hanya memiliki Agung Prasetyo sebagai penjaga gawang. Beberapa nama telah dikaitkan dengan pasukan Daniel Roekito tersebut, di antaranya Jendri Pitoy, Komang Putra, dan Rifky Deython Mokodompit. Rifki kini tercatat sebagai kiper Timnas U-23. Namun, tak ada salah satu di antaranya yang berhasil digaet. Manajemen pun akhirnya mengalihkan buruannya kepada Usman yang notabene menjadi kiper utama di Deltras musim lalu.

“Insya Allah dalam satu atau dua hari lagi Usman bergabung dengan kita. Kalau Usman resmi bergabung, berarti kita sudah memiliki dua kiper senior, setelah Agung Prasetyo. Untuk kiper ketiga, kemungkinan kami mencari pemain muda atau memaksimalkan pemain di tim yunior,” tutur Coeng seperti dilansir Pusamania.com.

Selain soal Usman, Coeng juga menjelaskan ketidakhadiran Djayusman Triasdi dalam latihan tim, Selasa (20/9/2011) sore. Djayusman, katanya, tak bisa hadir  karena masih dalam suasana berduka, setelah salah satu keluarganya meninggal dunia.

“Besok (Rabu, 21/9/2011) Djayusman katanya kembali ke Samarinda. Kita memahami kalau ia terlambat bergabung, karena tengah berduka,” ujar Coeng.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau