BB Bayi Kurang, Bolehkah Susu Dicampur Tajin?

Kompas.com - 22/09/2011, 09:41 WIB

TANYA:   Saya memiliki anak laki-laki umur 2 bulan dengan berat 4,7 Kg. Karena ASI saya tidak mencukupi kebutuhan, maka anak saya juga minum dari susu formula. Menurut mertua bayi saya kelihatan kecil, dia menyarankan untuk mencampurkan air beras pada susu formula. Apakah ini tidak menganggu kesehatan anak, mengingat berbagai macam penyakit yang telah muncul pada zaman modern sekarang ini. Terimakasih atas jawaban yang diberikan?  Fahriani (32), Pekanbaru

JAWAB : Sebenarnya berat badan si kecil untuk seusianya masih termasuk normal, tetapi sayangnya ibu tidak mencantumkan berat badan lahir dan tinggi badannya saat ini sehingga penilaian status gizinya tidak dapat dilakukan dengan optimal. Untuk 3 bulan pertama kehidupannya, pertambahan berat badan yang normal adalah berkisar antara 750-1000 gram/bulan.

Mengenai asupan nutrisinya, yang terbaik adalah sudah tentu ASI, dan sebaiknya ibu tetap mengoptimalkan pemberiannya. Namun bila sangat terpaksa karena suatu hal dan lainnya maka pemberian susu formula dapat dipertimbangkan.

Mengenai campuran dengan air beras sebaiknya tidak dilakukan mengingat akan mengacaukan jumlah kalori akan didapat dari takaran susu formula yang memang sudah ditentukan dengan seksama dari produsen. Belum lagi masalah higiene yang perlu mendapat perhatian mengingat hal ini dapat menjadi sumber penyebab infeksi terutama infeksi di saluran pencernaannya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau