Adegan Merokok di Film Kerap Ditiru Remaja

Kompas.com - 22/09/2011, 12:47 WIB

KOMPAS.com - Pernah mendengar bahwa anak-anak menyontoh segala sesuatu karena apa yang dilihatnya, bukan apa yang disuruh, kan? Pendapat ini mungkin sejalan dengan hasil penelitian dari University of Bristol dan Dartmouth Medical School. Penelitian tersebut membuktikan, remaja merokok karena meniru apa yang mereka lihat di layar lebar.

Studi yang melibatkan 5.000 remaja usia 15 tahun ini mengamati reaksi mereka terhadap adegan merokok di dalam film, apakah mereka lantas mencoba merokok atau tidak. Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Thorax ini mengamati 360 film box office di Hollywood yang dirilis antara tahun 2001-2005, seperti Spider-Man, Bridget Jones, dan The Matrix. Semua film tersebut menampilkan adegan merokok.

Ternyata, remaja yang menonton adegan merokok dalam film tersebut 73 persennya mencoba merokok, dibandingkan mereka yang tidak terpapar adegan tersebut. Karena kebiasaan merokok bisa saja dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti orangtua atau lingkungan pergaulan yang juga perokok, peneliti pun mengumpulkan data mengenai latar belakang sosial remaja-remaja ini. Ternyata, kecenderungan untuk ikut merokok tersebut masih ada, meski jumlahnya menurun menjadi 32 persen.

"Kami melihat hubungan linier antara remaja merokok dan jumlah film yang mereka lihat menggambarkan adegan merokok. Lebih dari separuh film yang ditayangkan di bioskop-bioskop Inggris tersebut diberi sertifikasi '15 tahun ke atas' atau bahkan di bawahnya, sehingga anak-anak dan remaja jelas terpapar adegan tersebut," ungkap Dr Andrea Waylen, pemimpin penelitian ini.

Sistem rating film biasanya mengangkat isu-isu seperti kekerasan untuk dijadikan pertimbangan, tapi mereka rupanya mengabaikan bahwa adegan merokok pun bisa memberi pengaruh buruk pada penontonnya. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah mengelompokkan film dengan adegan merokok ke dalam kategori "18 tahun ke atas" dapat mengurangi jumlah remaja yang merokok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau