Game "Online" Pecahkan Teka-teki AIDS

Kompas.com - 22/09/2011, 13:26 WIB

KOMPAS.com — Ribuan pemain game memecahkan teka-teki terkait petunjuk pengobatan AIDS. Hanya butuh sepuluh hari bagi mereka untuk menjawab teka-teki seputar enzim yang sudah bertahun-tahun ditekuni para ilmuwan.

Game komputer yang dapat dimainkan secara online tersebut bernama Foldit. Game kolaboratif tersebut dipadukan dengan Tetris dan menganjurkan para pemainnya untuk melipatgandakan jumlah protein hingga tercapai bentuk yang rumit. Para pemain bisa menggunakan berbagai macam tools untuk memelintir, mengguncang, dan mengubah bentuk protein secara interaktif.

"Ini adalah bagian terkecil dari teka-teki pertolongan AIDS," kata Firas Khatib, pakar Biokimia di University of Washington, yang mengetuai tim penulis karya tulis ilmiah dari proyek pengembangan Foldit. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Nature Structural & Molecular Biology, dan menyebut para pemain game, yang notabene bukan pakar biologi, dalam kreditnya.

Pencapaian ini merupakan sebuah tonggak penting dalam sains warga (citizen science), yang mencantumkan para pengguna internet dalam proyek ilmiah skala besar yang tidak dapat diselesaikan komputer dengan mudah.

"Manusia memiliki kemampuan berunding spasial, sebuah kemampuan yang belum dikuasai komputer dengan baik," kata Seath Cooper, ilmuwan komputer University of Washington yang mengepalai perancangan dan pengembangan Foldit. "Game-game menyediakan kerangka yang dapat memperkuat kemampuan komputer dan manusia," Seath menjelaskan.

Selama lebih dari satu dekade, tim ilmuwan internasional berusaha menemukan struktur molekuler enzim dari virus yang mirip AIDS yang dijumpai di resus monyet. Enzim tersebut dikenal sebagai retroviral protease, yang memegang peranan penting dalam penyebaran virus. Jika strukturnya dapat diungkap, para ilmuwan akan dapat merancang obat untuk menghambat penyebaran virus.

Sekitar 57.000 pemain game turut serta memecahkan tantangan Foldit. Mereka mendapat poin berdasarkan energi internal dari struktur protein tiga dimensi yang ditentukan dengan hukum Fisika. Tiap kali ada pemain yang berhasil menemukan struktur yang lebih elegan yang merefleksikan kondisi energi dari molekul tersebut, nilai mereka akan naik. (National Geographic Indonesia/Ni Ketut Susrini)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau