SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Solo menjalin kesepahaman dengan Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia dalam penyediaan teknisi perawatan pesawat terbang.
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Wali Kota Solo Joko Widodo dan Direktur Utama PT GMF AeroAsia Richard Budihadianto di Solo Techno Park, Kamis (22/9/2011).
Menurut Richard, pihaknya membutuhkan banyak teknisi perawatan pesawat terbang seiring dengan semakin tingginya pertumbuhan industri penerbangan. Selama ini pihaknya hanya mampu menghasilkan 220 teknisi setiap tahunnya. Padahal kebutuhannya 400-500 teknisi per tahun.
"Setelah MoU ini kami berharap kerjasama segera direalisasikan. Kami berharap Solo Techno Park menghasilkan teknisi dasar yang memiliki pengalaman kerja 3.000 jam. Untuk lanjutannya bisa dididik di tempat kami," kata Richard.
Ia memperkirakan, untuk mendidik teknisi dasar yang mengantongi pengalaman 3.00 jam kerja dibutuhkan biaya Rp 80 juta. Wali Kota Solo Joko Widodo mengatakan, pihaknya akan mencarikan bantuan ke Kementerian Perhubungan atau Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Kejuruan Kementerian Pendidikan Nasional. "Asal aplikasinya jelas, saya yakin akan dapat bantuan. Kebutuhan tenaga kerja di bidang ini sangat tinggi," kata Joko Widodo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang