Kasus century

Tantular Dipanggil Bukan Aliran Dana ke Pejabat BI

Kompas.com - 22/09/2011, 15:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memasuki babak baru dalam menguak penyelewengan hukum kasus pemberian dana talangan Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun dengan memeriksa salah satu terpidana kasus ini Robert Tantular, Selasa (19/9/2011).

Namun pemeriksaan terhadap Robert ternyata bukan karena temuan adanya aliran dana ke pejabat Bank Indonesia terkait kebijakan pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek yang menjadi salah satu dasar pengucuran dana talangan. Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, pemeriksaan terhadap Robert bukan karena pihaknya menemukan ada aliran dana ke pejabat BI.

"Belum ada indikasi pejabat BI. Belum sampai ke sana," kata Busyro usai menghadiri Focus Group Discussion dengan Fraksi Partai Golkar di Gedung DPR, Kamis (22/09/2011).

Busyro mengatakan perihal perkembangan pengungkapan skandal Bank Century oleh KPK masih sama seperti yang dia beberkan di hadapan Tim Pengawas Century DPR, Rabu kemarin. Saat itu Busyro hanya mengatakan KPK masih dalam tahap penyelidikan atas beberapa kasus yang terkait dengan skandal bail out Bank Century.

Sebelumnya, salah satu anggota Tim Pengawas Century dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan, ada beberapa kemajuan signifikan terkait pengungkapan skandal bailout Bank Century.

Salah satunya adalah temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan yang menyebut ada aliran dana ke pejabat BI terkait dengan pemberian dana talangan ke Bank Century.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau