PALANGKA RAYA, KOMPAS.com - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan, calon haji dari provinsi itu akan mulai berangkat pada 3 Oktober 2011.
"Saat ini jumlah calon haji (Calhaj) Kalteng yang diperkirakan berangkat menuju Arab Saudi sebanyak 1.509 orang," kata Kepala Bidang Urusan Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Kalteng Drs H Masrani Arsyad, di Palangka Raya, Kamis (22/9/2011).
Ia menjelaskan, Calhaj Kalteng akan dibagi dalam lima kloter, yakni kloter 4, 5, 6, dan 7, yang akan berangkat melalui Embarkasi Haji Banjarmasin, serta kloter 9 yang akan berangkat melalui embarkasi Solo, Jawa Tengah.
Menurutnya, Calhaj yang akan berangkat di awal adalah kloter 9. Yakni yang merupakan Calhaj dari Kotawaringin Barat, Sukamara dan Lamandau, yaitu melalui Embarkasi Solo. Kloter 9 pemondokannya di Maktab Jarwal dan akan kembali ke tanah air pada 14 November 2011.
Ia mengatakan, setelah kloter 9, menyusul kloter 4 yang akan berangkat pada 13 Oktober mendatang, sebab mulai masuk asrama di Banjarmasin baru pada tanggal 14 Oktober. Pemondokannya di Maktab Mahbas Jin, dan jadwal tiba di Tanah Air pada 24 November 2011.
"Kemudian dilanjutkan kloter 5 pada 15 Oktober, yang nantinya akan dipondokan di Maktab Syar’i Mansor dan Syar’i Ummul Qurro, serta tiba di Tanah Air pada 26 November 2011," katanya.
Selain itu, lanjutnya, giliran kloter 6 yang akan berangkat pada 16 Oktober 2011 melalui Embarkasi Banjarmasin, dan akan tiba di tanah air pada 27 November 2011.
"Kloter 6 akan tinggal di pemondokan Maktab Jumaizah Ma’abdah Reizakir, dan yang terakhir adalah Kloter 7 berangkat pada 18 Oktober 2011, dengan pemondokannya di Maktab Hafair, tiba kembali pada 28 November 2011," tambahnya.
Sementara itu, bagi Calhaj yang merupakan kuota tambahan sebanyak 160 orang, rencananya akan dimasukkan di kloter terakhir yakni kloter 7. Beberapa waktu sebelumnya, Masrani juga mengatakan, sebanyak 17 Calhaj Kalteng, dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada 2011.
"Alasannya karena ke-17 orang tersebut hingga batas akhir pembayaran BPIH tahap kedua, 9 September lalu belum juga melunasi," jelasnya.
Oleh sebab itu, kuota calon jamaah haji tersebut akan dikembalikan ke porsi nasional dan ke-17 orang itu bisa berangkat pada tahun depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang