Hari tani nasional

Daniel Sparringa Janji Sampaikan Tuntutan ke Presiden

Kompas.com - 24/09/2011, 14:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak Istana Presiden akhirnya merespons tuntutan Serikat Petani Indonesia (SPI) yang berunjuk rasa di depan Istana, Jakarta, Sabtu (24/9/2011). Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa hadir di tengah sekitar 10.000 pengunjuk rasa untuk memberikan sambutan singkat.

”Saya akan sampaikan tuntutan para petani kepada Presiden,” kata Daniel.

Ia menyatakan, tuntutan kaum petani akan dibawa ke sidang kabinet pekan depan. ”Ini merupakan masukan bagi pemerintah juga,” lanjut Daniel seraya mengucapkan simpatinya kepada para petani.

SPI melakukan unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada hari ini. Dalam aksi ini, mereka mengajukan 16 tuntutan, di antaranya, segera mengeluarkan kebijakan-kebijakan tentang pelaksanaan pembaruan agraria misalnya dalam bentuk Peraturan Pemerintah tentang Reforma Agraria, dan segera menyelesaikan konflik-konflik agraria dengan membentuk suatu komite penyelesaian konflik agraria.

Petani juga menuntut adanya perlindungan dan pemenuhan hak petani atas akses terhadap sumber-sumber agraria, benih, pupuk, teknologi, dan lain-lain. Selain itu, mereka meminta dihentikannya pembahasan RUU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan karena dianggap dapat dimanfaatkan pihak-pihak swasta asing dan nasional sebagai komoditas yang menghidupkan spekulan.

”Pihak Istana menyatakan akan memberi tanggapan resmi dalam seminggu,” kata Henry Saragih, Ketua SPI, seusai mewakili para pengunjuk rasa menemui perwakilan Istana. Ia menginformasikan tuntutan mereka dijanjikan akan turut dibahas dalam sidang Kabinet mendatang. ”Jika tidak ditanggapi, kami akan demo lagi pada Hari Pangan, Oktober nanti,” tegas Henry.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau