Pilgub gorontalo

KPU Gorontalo Tetapkan Tiga Pasangan Calon

Kompas.com - 24/09/2011, 20:02 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo menetapkan tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan maju pada pemungutan suara 16 November mendatang.

Penetapan diselenggarakan pada Sabtu (24/9/2011) sore di kantor KPU Provinsi Gorontalo di Gorontalo. Penetapan ini sekaligus menggugurkan pasangan Danny Pomanto-Sofyan Puhi karena tidak memenuhi syarat.

Dalam Keputusan KPU Provinsi Gorontalo tentang Penetapan Pasangan Calon yang Memenuhi Syarat sebagai Peserta Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Gorontalo Tahun 2011, hanya ada tiga pasangan yang lolos. Ketiganya adalah Rusli Habibie-Idris Rahim, Gusnar Ismail-Tonny Uloli, dan David Bobihoe Akib-Nelson Pomalingo.

Pasangan terakhir maju lewat jalur independen. Dalam surat keputusan yang ditanda tangani Ketua KPÙ Provinsi Gorontalo Salahudin Pakaya tidak tampak nama pasangan Danny Pomanto-Sofyan Puhi. Ketetapan itu sekaligus menggugurkan upaya pasangan tersebut untuk maju pada pemilihan nanti.

Dalam berbagai kesempatan, Salahudin Pakaya menyebut jika ada kekurangan syarat yang harus dipenuhi oleh pasangan Danny Pomanto-Sofyan Puhi. Kekurangan itu terletak pada tanda tangan dukungan Partai Amanat Nasional yang disertakan pasangan Danny Pomanto-Sofyan Puhi.

”Syarat dukungan mereka ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional. Seharusnya itu ditandatangani Ketua Umum,” ujar Salahudin.

KPU akan menetapkan nomor urut pasangan selambat-lambatnya pada 2 Oktober 2011. Selanjutnya, jadwal kampanye adalah 29 Oktober-12 November 2011. Pemungutan suara dilaksanakan pada 16 November 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau