SOLO, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Jawa Tengah hingga kini terus menyelidiki motif bom bunuh yang terjadi di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton (GBIS Kepunton), Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2011) pagi. Pelaku bom bunuh diri juga sedang diselidiki.
"Pelaku tanpa identitas. Namun, tersangka adalah laki-laki kira-kira berumur 17 tahun," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Djihartono, Minggu siang.
Menurut Djihartono, dari keterangan berbagai saksi, hingga kini belum bisa dipastikan apakah tersangka atau pelaku telah berada di gereja sejak pagi atau saat jemaat keluar dari gereja.
"Diduga kuat bom diikatkan di badan tersangka. Ini terlihat dari luka di bagian perut," ujarnya.
Bom yang terikat di tubuh tersangka meledak sekitar pukul 10.55 saat jemaat selesai ibadah dan mulai keluar ruang gereja. "Bom meledak tidak jauh dari pintu gereja saat jemaat mulai meninggalkan gereja," ujar Djihartono.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang