Pengamanan

Antisipasi Bom, Polda Metro Lakukan Pengamanan 2 Pola

Kompas.com - 26/09/2011, 14:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Polda Metro Jaya melakukan dua cara pengamanan untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya sebagai antisipasi setelah terjadinya aksi bom bunuh diri di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton (GBIS Kepunton), Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (25/9/2011). Hal itu dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharudin Djafar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/9/2011).

"Polda Metro Jaya menerapkan dua cara, yaitu keamanan terbuka dan tertutup," ungkap Baharudin.

Ia menjelaskan, pengamanan terbuka dilakukan oleh pihak kepolisian dengan berpatroli dan melakukan penjagaan di titik-titik yang dianggap vital. "Anggota akan berpatroli dan hadir di tempat-tempat tertentu," katanya.

Sementara itu, pengamanan tertutup dilakukan dengan menelusuri jaringan-jaringan yang terkait dengan pelaku pengeboman. "Pengamanan oleh polisi yang tak berseragam itu untuk menelusuri jaringan-jaringan yang ada, siapa tahu itu terkoneksi dengan orang-orang di Jawa dan terhubung dengan yang di Jakarta," ungkap Baharudin.

Sejauh ini, tambah Baharudin, anggota Polda Metro Jaya belum menemukan adanya indikasi mencurigakan di Ibu Kota terkait jaringan yang ada di Solo atau daerah lain. "Sejauh ini belum ada indikasi jaringan-jaringan yang bisa terkoneksi dengan Solo," katanya.

Dalam sistem pengamanan ini, Polda Metro Jaya menyiagakan dua pertiga pasukannya atau sekitar 20.000 personel untuk mengamankan Jakarta, termasuk di tempat-tempat ibadah. "Kami menyiapkan minimal dua pertiga (dari jumlah pasukan) setiap saat," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau