Industri penerbangan

Akhirnya, "Dreamliner" ke ANA

Kompas.com - 26/09/2011, 20:15 WIB
KOMPAS.com - Perusahaan pembuat pesawat terbang Boeing menepatinya janjinya. Boeing menyerahkan pesawat terbarunya Boeing 787 Dreamliner ke maskapai penerbangan pemesan pertama All Nippon Airways (ANA).

Menurut warta AP dan AFP, penyerahan dilakukan di Everett, Washington, AS. Kemudian, pada Rabu (28/9/2011), pesawat akan diterbangkan ke Jepang.

Andai dihitung, Boeing sudah molor tiga tahun dari janji awalnya. Menurut jadwal, pesawat berbadan lebar itu akan dikirim ke ANA pada 2008. Tapi, sejumlah kendala menghadang. Termasuk, kebakaran selama uji penerbangan Januari lalu.     

Boeing mengklaim kalau produk buatannya itu hemat bahan bakar. Pesawat itu pun terbuat dari bahan-bahan yang ringan. Boeing merencanakan membuat 10 pesawat per bulan mulai 2013. Produksi Dreamliner saat ini sekitar 2,5 pesawat sebulan.

Lebih bersih

Boeing mengatakan pesawat dengan jendela besar ini dirancang dengan udara lebih bersih di dalam kabin. Lantaran itu, penumpang tiba di tempat tujuan lebih segar.

Namun demikian, masalah dengan Dreamliner ini sempat merusak reputasi Boeing. Perusahaan itu pun memperkirakan akan banyak pemesanan di masa depan.

Menurut Wakil Presiden Pemasaran Boeing Randy Tinseth program Dreamliner sudah melalui proses perjalanan panjang. Makanya, dirinya yakin kalau Dreamliner adalah pesawat hebat. "Kami juga melihat potensi ribuan pemesanan B787," imbuh Tinseth.

Sampai kini, Boieng mengaku mendapat 821 pesanan Dreamliner. Boeing juga mengatakan kalau Dreamliner 20 persen lebih hemat bahan bakar ketimbang pesawat lain berukuran sama.

Dalam versi besar B787-9, kapasitas pesawat ini maksimal 290 orang. Andai dibandingkan, seri ini lebih kecil ketimbang pendahulunya, B747. Namun, Boeing mengatakan B787 akan lebih populer karena dapat terbang langsung ke bandara-bandara yang lebih kecil. Kompetitor Boeing, Airbus, kini tengah mengembangkan pesaing langsung B787 yakni Airbus A350 XWB.

 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau