Pra-piala dunia 2014

Wim Tetap Panggil Feri Rotin Sulu

Kompas.com - 27/09/2011, 15:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pelatih tim nasional (timnas) senior Indonesia Wim Rijsbergen tetap memanggil kiper Feri Rotin Sulu meski kiper Sriwijaya FC itu paling vokal berbicara di media soal penolakan terhadap pelatih asal Belanda itu. Di dalam daftar yang berisi 26 pemain timnas yang disiapkan untuk menghadapi Qatar pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 di Jakarta, 11 Oktober mendatang, nama kiper berusia 28 tahun itu masih tercantum.

Ferry secara terbuka pernah menyatakan menolak memperkuat tim "Merah Putih" selama timnas masih dilatih Wim Rijsbergen. Pernyataan itu sebagai respon atas ucapan Rijsbergen yang dinilai menyalahkan pemain setelah Indonesia kalah 0-2 dari Bahrain, awal September lalu.

Situasi tersebut bagian dari kekisruhan antara pemain dan pelatih timnas senior, yang sudah diselesaikan secara baik-baik dalam pertemuan antara pemain dan manajemen timnas di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (22/9) lalu.

Dari daftar 26 pemain timnas itu, Rijsbergen mempertahankan sebagian besar pemain timnas. Ia menambahkan beberapa pemain baru, seperti bek Arema Indonesia Purwaka Yudi Pratomo dan striker Persibo Bojonegoro Samsul Arif.

Dua anggota timnas U-23, yakni striker Arema Yongky Ari Wibowo dan gelandang Persela Lamongan Zulham Malik Zamrun, juga dipanggil.

 

Untuk lini tengah, tidak ada nama baru. Rijsbergen malah mencoret tiga nama, yakni Eka Ramdani, Okto Maniani, dan Arif Suyono.

Saat ini ada enam pemain lini tengah, yakni Firman Utina, Tony Sucipto, Hariono, Ahmad Bustomi, Muhammad Ridwan, dan Muhammad Ilham. Para pemain itu akan kembali menjalani pemusatan latihan, Jumat (30/9) mendatang, di Jakarta.

Mereka dijadwalkan beruji coba melawan timnas Arab Saudi di Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Oktober mendatang. Indonesia saat ini berada di posisi juru kunci klasemen sementara Grup E kualifikasi Piala Dunia 2014 setelah kalah dalam dua laga, yakni kalah 0-3 di kandang Iran dan 0-2 saat menjamu Bahrain.

Berikut adalah skuad Timnas untuk menghadapi Qatar pada 11 Oktober nanti: 

KIPER:

1. Markus Harison Rihihina

2. Feri Rotin Sulu

3. I Made Wirawan

BELAKANG:

4. Mohammad Nasuha

5. Zulkifli Syukur

6. Beny Wahyudi

7. Muhamad Roby

8. Hamka Hamzah

9. Richardo Salampessy

9. Supardi

10. Purwaka

11. Yudi Pratomo

12. Wahyu Wijiastanto

TENGAH

13. Tony Sucipto

14. Hariono

15. Firman Utina

16. Ahmad Bustomi

17.Muhammad Ridwan

18. Muhammad Ilham

DEPAN

19. Cristian Gonzales

20. Bambang Pamungkas

21. Yongky Ari Wibowo

22. Boas Theofilus Salossa

23. Irfan Haarys Bachdim

24. Zulham Malik Zamrun

25. Ferdinand Alfred Sinaga

26. Samsul Arif Munip

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau