BEIRUT, KOMPAS.com — Dua kelompok peretas (hacker) online mengaku telah meretas beberapa situ resmi Pemerintah Suriah. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap rezim otoriter Presiden Bashar al-Assad.
Kelompok tersebut bernama RevoluSec and Anonymous. Pengakuan tersebut dirilis Senin (26/9/2011). Menurut koran The Suriah, para peretas mengganti situs dengan karikatur Assad dengan pesan tertulis, ”jangan biarkan Bashar memantau anda di online”. Dalam situs juga ditampilkan foto Assad yang dikombinasikan dengan sejumlah aksi brutal kepada para pembangkang.
Pemerintah Suriah sering memblok dan menonaktifkan akses internet di kota-kota di mana terjadi aksi demonstrasi menuntut Assad mundur. Pada Minggu, melalui internet muncul informasi soal kematian empat demonstran di pusat kota Suriah.
PBB memperkirakan lebih dari 2.700 warga sipil tewas dalam pergolakan antara para pemberontak dan pemerintah yang meletus pertengahan Maret 2011.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang