Mitsubishi Genjot Target 2011 Menjadi 120.000 unit

Kompas.com - 28/09/2011, 09:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki bulan terakhir pada kuartal tiga 2011, Mitsubishi Indonesia makin optimis dengan mengerek target penjualannya dari semula 110.000 unit menjadi 120.000 unit (minimal). Hal ini sudah dibuktikan dengan penjualan wholesale PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sepanjang Januari-Agustus 2011 yang tercatat 89.823 unit.

"Delapan bulan pertama penjualan (wholesales) kami sudah naik 26 persen dibandingkan  tahun lalu. Pangsa pasar kami sudah mencapai 15,4 persen," ujar Rizwan Alamsjah, Direktur Pemasaran KTB di Pulo Mas.

Diprediksi, penjuaan mobil tahun ini semula diperkirakan 820.000 unit, Melihatkan kondisi terakhir, kemungkinan bisa menyentuh 890.000 unit. Mitsubishi tak mau melepas momen ini dan menargetkan mencaplok 15,5 persen pangsa pasar sampai akhir tahun atau berada di peringkat kedua penjualan mobil di Indonesia.

"Kapasitas produksi pabrik kami (KTB) mencapai 150.000 unit. Untuk memenuhi pasar tahun ini saja masih sangat mungkin. Kami berharap bisa menjual 120.000 unit mobil tahun ini, atau lebih," tukas Rizwan.

Tahun depan, Rizwan memprediksi penjualan mobil nasional berpotensi menyentuh satu juta unit, lebih cepat dari prediksi sebelumnya pada 2013 (dua tahun lagi).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau